BNI Tawarkan KTA dengan Bunga Rendah

Categories: Tags:

WE Online Jakarta- PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) menggelar BNI Fleksi Day. Ini merupakan program untuk mengenalkan dan menjual produk BNI Fleksi kepada masyarakat yang dilaksanakan secara serempak di seluruh Indonesia. BNI Fleksi merupakan produk pinjaman/kredit tanpa agunan (KTA) yang diberikan kepada karyawan/pegawai dengan penghasilan tetap setiap tahun untuk berbagai kebutuhan.

Direktur Jaringan dan Layanan BNI, Adi Sulistyowati menuturkan, kegiatan ini merupakan bagian rangkaian acara BNI Selling Day 2015. Itu adalah sebuah program menjual produk-produk BNI yang dilakukan pegawai BNI secara serentak di seluruh Indonesia.

“BNI telah memulai program ini sejak Juni 2015 dan memiliki nilai strategis dalam meningkatkan penjualan dengan mengerahkan semua sumber daya yang ada dan meningkatkan insting bisnis atau menjual bagi semua pegawai, termasuk bagi pegawai yang berada di bagian supporting,” ujarnya, Kamis (27/8).

Dalam program kali ini, BNI memberikan tawaran menarik bagi yang membutuhkan pinjaman tanpa agunan. Melalui promo BNI Fleksi Merdeka, BNI menawarkan pemberian pricing khusus untuk pengajuan BNI Fleksi berupa suku bunga khusus, diskon biaya provisi dan administrasi, dengan ketentuan yang berlaku.

Direktur Konsumer Banking BNI, Anggoro Eko Cahyo menambahkan, secara bisnis, program ini juga dilakukan sebagai upaya untuk cross selling. Itu terutama bagi nasabah yang payroll atau pembayaran gajinya melalui BNI. “Hingga saat ini jumlah perusahaan yang sudah payroll dengan BNI saat ini mencapai lebih kurang 1.420 perusahaan. Jadi, potensi untuk menjual produk BNI Fleksi sangat besar,” ucap Anggoro

Dengan program BNI Fleksi Days ini nasabah dimudahkan dalam mengajukan aplikasi kedit Fleksi. Nasabah tidak perlu ke kantor cabang BNI karena BNI yang hadir di area perusahaan nasabah.
Selain itu, fitur BNI Fleksi sangat menarik mulai dari bunga 8,4 persen untuk kredit jangka waktu 1-2 tahun. Bunga 8,45 persen untuk kredit jangka waktu 3-5 tahun dengan diskon 70 persen biaya administrasi dan provisi.

Maksimal kredit sampai Rp 100 juta untuk individu dan Rp 350 juta untuk pola kerja sama. Melalui program tersebut, BNI optimistis dapat mencapai target penjualan BNI Fleksi 2015 sebesar Rp 2,5 triliun.

Editor: Boyke P. Siregar

Foto: Sufri Yuliardi

Sumber Artikel

DPR: Pemerintah Harus Efisienkan Rantai Distribusi

Categories: Tags:

WE Online, Jakarta – Anggota Komisi IV DPR Rofi Munawar mengatakan rantai distribusi menjadi salah satu penyebab tingginya harga daging ayam di pasaran. Situasi ini telah menyebabkan lonjakan harga hingga empat kali lipat dari harga jual di tingkat peternak.

Untuk itu, perlu usaha serius dari pemerintah untuk melakukan efisiensi rantai distribusi dan memperhatikan kesejahteraan peternak ayam dengan menjaga stabilitas harga pokok produksi (HPP) ayam di bawah harga jual ayam hidup sehingga peternak masih bisa mendapatkan keuntungan dari usahanya.

“Mendesak pemerintah untuk memotong rantai distribusi yang tidak efisien yang telah menyebabkan mahalnya harga daging ayam,” kata Rofi dalam rapat kerja dengan Menteri Pertanian di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (27/8/2015).

Selain itu, lanjutnya, pemerintah harus melakukan koordinasi berkala kepada asosiasi pedagang, asosiasi peternak, asosiasi rumah potong unggas, dan stakeholder lainnya. Ia menambahkan bahwa di Kota Bandung, sehari setelah masa mogok yang dilakukan para pedagang daging ayam sejak Kamis (20/8/2015) lalu harga daging ayam di pasaran masih dikategorikan tinggi.

Seperti harga daging ayam di Pasar Cihaurgeulis pada kisaran Rp39.000. Rofi mengungkapkan bahwa meskipun ada penurunan harga Rp1.000 dari harga awal sebelum demo berlangsung, pedagang ayam mengaku masih sepi pembeli. Ia menegaskan pemerintah dalam hal ini Kementerian Perdagangan (Kemendag) dan Kementerian Pertanian (Kementan) harus berkoordinasi untuk menyinkronkan serta mengatur tata niaga daging ayam.

“DPR mendukung langkah pemerintah untuk menurunkan harga daging sapi, daging ayam, dan pangan pokok lainnya, serta menindak tegas importir atau pelaku usaha pangan yang melakukan penimbunan daging sapi, daging ayam, dan pangan pokok lainnya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” tambahnya.

Selain rantai distribusi, tingginya harga daging ayam di pasaran dinilai sebagai dampak pengurangan pasokan bibit ayam atau day old chicken (DOC) sejak awal 2015. Pemerintah mengurangi pasokan bibit ayam hingga 30%, belum lagi kenaikan harga pakan ayam yang disebabkan nilai tukar dolar terhadap rupiah.

“Mengingat selama ini pabrik pakan ayam dimiliki oleh perusahaan asing dengan bahan baku sebagian besar perlu diimpor,” ungkapnya.

Penulis: Boyke P. Siregar

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Boyke Siregar

Sumber Artikel

Jelang Pilkada, Polda Bali Dekati Ormas Jaga Keamanan

Categories: Tags:

WE Online, Denpasar – Kepolisian Daerah Bali melakukan pendekatan dengan sejumlah organisasi kemasyarakatan untuk ikut menjaga keamanan menjelang pelaksanaan pemilihan kepala daerah serentak.

“Kami melakukan pendekatan. Makanya kemarin kami melakukan apel kepada Babinkamtibmas untuk kami ingatkan melakukan pemetaan, koordinasi dan penyuluhan. Jadi upaya preventif kami lakukan dari sekarang,” kata Wakil Kepala Polda Bali, Brigadir Jenderal Nyoman Suyastra, di Denpasar, Rabu (26/8/2015).

Ia menyatakan bahwa kondusivitas harus dijaga tak hanya oleh aparat keamanan seperti kepolisian dan TNI tetapi juga partisipasi masyarakat mengingat Bali merupakan daerah tujuan wisata dunia.

“Tulang punggung pariwisata itu adalah keamanan. Kami yakin masyarakat paka untuk menjaga keamanan,” ucapnya.

Pihaknya telah melakukan pemetaan daerah rawan termasuk gangguan keamanan yang mungkin terjadi pada masa pilkada serentak di enam kabupaten/kota.

Gangguan tersebut di antaranya protes, keributan atau bentrok massa kelompok pendukung, sabotase, teror, intimidasi serta manipulasi hasil pemungutan suara.

Polisi akan melakukan pengamanan pilkada serentak mulai masa kampanye, masa tenang, pemungutan suara, penghitungan suara hingga penempatan kotak suara dan pengumuman serta tahapan pelantikan.

Dalam upaya pengamanan tahapan itu, polisi mengerahkan 12.764 orang dari petugas satuan wilayah di masing-masing polres di enam kabupaten/kota yang menyelenggarakan pilkada serentak. Enam daerah tersebut yakni Kabupaten Jembrana, Tabanan, Bangli, Badung, Karangasem dan Kota Denpasar. (Ant)

Editor: Achmad Fauzi

Foto: Sufri Yuliardi

Sumber Artikel

Volume dan Transaksi IHSG Turun Masing-masing 5,03% dan 94%

Categories: Tags:

WE Online, Jakarta – Aktivitas perdagangan saham di periode 18 Agustus 2015 hingga 21 Agustus 2015 rata-rata volume dan frekuensi transaksi masing-masing turun sebesar 5,03 persen dan 5,94 persen.

Meski demikian, secara rata-rata mengalami peningkatan jika dibandingkan sepekan sebelumnya. Rata-rata nilai transaksi harian meningkat sebesar 1,41 persen dari Rp 4,66 triliun menjadi Rp 4,73 triliun.

Pada penutupan perdagangan Jumat (21/8/2015), IHSG tercatat turun 2,39 persen jika dibandingkan penutupan sehari sebelumnya di level 4.441,911. Pada penutupan minggu lalu, IHSG ditutup pada level 4.585,391, sedangkan di minggu ini pergerakannya berakhir pada level 4.335,953 atau terkoreksi 5,44 persen.

Total emisi obligasi dan sukuk korporasi yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) di sepanjang tahun ini berjumlah 36 emisi dengan nilai emisi Rp 47,07 triliun. Dari sisi nilai emisi, jumlah total emisi obligasi dan sukuk korporasi sampai dengan akhir pekan ini (year to date) telah melampaui pencapaian di sepanjang 2014 dengan total nilai emisi Rp 46,84 triliun dari hasil penerbitan 49 obligasi dan sukuk.

Dengan demikian, total nilai emisi obligasi dan sukuk sampai dengan saat ini berjumlah 271 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp 246,66 triliun dan USD 100 juta, diterbitkan oleh 104 emiten. Surat berharga negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 96 seri dengan nilai nominal Rp 1.367,8 triliun dan lima EBA senilai Rp 2,71 triliun.

Untuk data emiten baru sampai dengan saat ini sudah ada 12 emiten yang telah mencatatkan saham di BEI dengan nilai Rp 9,02 triliun. Di sepanjang tahun lalu ada 24 emiten yang mencatatkan saham di BEI dengan nilai emisi Rp 9,12 triliun.

Pada 17 Agustus 2015 PT Sri Rejeki Isman Tbk Sritex), salah satu perusahaan tercatat di Bursa Efek Indonesia, membukakan rekening efek untuk 10.000 pegawainya dan mencatatkan kegiatan ini pada Museum Rekor Indonesia yaitu Penciptaan Investor Saham Baru Terbanyak dalam Satu Perusahaan.

Penulis: Annisa Nurfitriani

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Sufri Yuliardi

Sumber Artikel

KKP Harus Perbaiki Kinerja Anggaran Masyarakat Pesisir

Categories: Tags:

WE Online, Jakarta – Kementerian Kelautan dan Perikanan didesak untuk memperbaiki kinerja anggaran yang dialokasikan bagi kesejahteraan masyarakat pesisir, kata Sekretaris Jenderal Koalisi Rakyat untuk Keadilan Perikanan (Kiara), Abdul Halim.

“Kiara mendesak Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk memperbaiki kinerja anggarannya agar kesejahteraan rakyat, khususnya masyarakat pesisir tidak diabaikan dan tertunda sedemikian lama,” kata Abdul Halim di Jakarta, Sabtu (22/8/2015).

Menurut Abdul Halim, hal tersebut perlu untuk disorot dan diperhatikan dengan benar antara lain karena alokasi anggarannya sangat kecil dalam APBN 2015, yakni hanya 5,2 persen.

Sekjen Kiara menyebutkan bahwa di dalam RAPBN 2016 yang telah disampaikan Presiden Joko Widodo kepada DPR RI, KKP mendapatkan tambahan anggaran sebesar Rp5 triliun, meningkat dari 10.597,8 triliun (APBN-P 2015) menjadi Rp15.801,2 triliun (RAPBN 2016).

Kenaikan anggaran KKP itu, ujar dia, dipergunakan untuk mendukung Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2016, yakni mempercepat pembangunan infrastruktur untuk meletakkan fondasi pembangunan yang berkualitas.

“Bertambahnya anggaran Kementerian Kelautan dan Perikanan menunjukkan pentingnya pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan bagi Republik Indonesia,” kata Abdul Halim.

Sayangnya, lanjutnya, kesejahteraan masyarakat pesisir belum sungguh-sungguh diprioritaskan, mulai dari nelayan kecil, perempuan nelayan, pembudidaya, petambak garam dan pelestari ekosistem pesisir.

Ia juga menyebutkan, fakta lain bahwa kenaikan anggaran KKP sejak tahun 2010-2014 tidak dibarengi oleh kemampuan menyerap anggaran dengan baik.

“Patut disayangkan mesin birokrasi KKP tidak memiliki kesanggupan melakukan penyerapan anggaran dengan baik,” katanya.

Sekjen Kiara memaparkan, anggaran yang dialokasikan justru minus serapan sebesar Rp141,3 miliar (tahun 2010), Rp383,3 miliar (2011) dan Rp28,6 miliar (2013), serta bisa saja fenomena potensi minus serapan ini bisa kembali terjadi pada tahun 2015.

Abdul Halim juga menuturkan, indikasi dari hal itu hingga Juni 2015 baru berkisar 11,4 persen dari total alokasi APBN-P KKP tahun 2015 sebesar Rp10,597 triliun. (Ant)

Editor:

Foto: Sufri Yuliardi

Sumber Artikel

Distan Padang Minta Masyarakat Tidak Potong Sapi Betina saat Idul Adha

Categories: Tags:

WE Online, Padang Pajang – Dinas Pertanian Kota Padang Panjang, Sumatera Barat, melarang warga memotong sapi betina yang masih produktif pada lebaran Idul Adha 1436 Hijriah karena berpotensi menurunkan produksi ternak tersebut.

“Kami meminta masyarakat tidak memotong sapi betina produktif pada Lebaran Idul Adha 1436 Hijriah nanti,” kata Kepala Dinas Pertanian Padang Panjang Candra di Padang Panjang, Kamis (20/8/2015).

Dia mengatakan, pelarangan itu juga sekaligus menindaklanjuti surat edaran dari Gubernur Sumbar nomor 2172/ED/GSB2015 tentang Pelarangan Pemotongan Hewan atau Ternak Betina Produktif. Ia menjelaskan, Distan Padang Panjang telah menyampaikan larangan itu ke masing-masing panitia kurban dan masyarakat lainnya.

“Sebaiknya jangan memotong sapi betina. Bisa juga sapi betina, asal sapi yang sudah tidak produktif lagi. Sebab kalau sapi betina yang masih produktif dipotong, maka potensi produksi ternak sapi di masyarakat akan berkurang,” ujarnya.

Sebenarnya larangan memotong sapi betina produktif itu bukan kali ini saja, akan tetapi sudah diberlakukan sejak dulu. Ia menjelaskan, mendekati Hari Raya Idul Adha 1436 Hijriah ini, Distan memandang perlu untuk mengingatkan kembali terkait larangan itu, karena biasanya masyarakat banyak yang memotong sapi untuk kebutuhan Lebaran dengan cara patungan.

Dasar hukum tentang larangan memotong sapi betina produktif ini, adalah Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan. Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2009 ini tidak hanya mengatur tentang larangan memotong sapi betina produktif, tetapi juga sanksi bagi yang melanggar.

Bagi yang tidak mengindahkan larangan tersebut, dipidana dengan pidana kurungan paling singkat satu bulan dan paling lama enam bulan dan atau denda paling sedikit Rp1 juta dan paling banyak Rp5 juta. Warga Padang Panjang, Asrial Agus menyambut baik pelarangan memotong sapi betina produktif tersebut pada Lebaran Idul Adha 1436 Hijriah.

“Kami juga akan menyampaikan kepada masyarakat lainnya tentang pelarangan memotong sapi betina produktif tersebut,” ujarnya. (Ant)

Editor: Achmad Fauzi

Foto: Sufri Yuliardi

Sumber Artikel

Ditemukan, 54 Korban Jatuhnya Trigana Air

Categories: Tags:

WE Online, Jakarta – Sebanyak 54 korban jatuhnya pesawat Trigana Air dengan nomor penerbangan 257 rute Jayapura-Oksibil mengalami hilang kontak Minggu sore (16/8/2015), ditemukan.

“Info lanjut pukul 12.30 waktu setempat (WIT) jumlah korban Trigana bertambah menjadi 54 orang,” kata Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Perhubungan JA Barata dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (18/8/2015).

Dia mengatakan pada pukul 11.00 WIT dilaporkan terdapat 38 jenazah, yakni 37 dewasa dan satu anak. “Jenazah masih berada di lokasi belum bisa dievakuasi,” ungkapnya.

Pesawat Trigana Air IL-257 rute Jayapura-Oksibil mengalami hilang kontak Minggu sore (16/8). Pesawat Trigana Air dengan nomor registrasi PK-YRN dan nomor penerbangan IL-257 “take off” dari Bandara Sentani Jayapura pukul 14.22 LT (local time/ waktu setempat) dan diperkirakan tiba di Oksibil pada pukul 15.04 LT. Pesawat Trigana Air PK-YRN kontak terakhir dengan Menara Oksibil pada pukul 14.55 LT.

Pada pukul 15.00 LT Menara Bandara Oksibil kontak dengan pesawat, namun tidak ada jawaban. Pesawat Trigana Air IL-257 yang mengalami hilang kontak membawa 49 orang penumpang terdiri dari 44 orang dewasa, tiga orang anak-anak, dan dua orang bayi.

Selain itu terdapat lima orang kru dalam pesawat Trigana Air IL-257 yaitu Pilot Capt Hasanudin, Flight Officer Ariadin F, Flight Attendant Ika N dan Dita A, Engineer Mario. (Ant)

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Dok. Trigana Air

Sumber Artikel

Anies Klaim Pendidikan Sudah Meningkat

Categories: Tags:

WE Online, Jakarta-Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Anies Baswedan, mengatakan wajah pendidikan Tanah Air sudah jauh meningkat jika dibandingkan pada saat awal-awal kemerdekaan.

“Kalau dipandang dari nol tahun hingga 70 tahun Indonesia merdeka, kita sudah jauh berubah. Kalau dulu 95 persen, rakyat Indonesia buta huruf, sekarang hanya sisa enam persen. Itu merupakan hal yang fantastis,” ujar Anies di Jakarta, Minggu.

Kemudian, wajib belajar enam tahun juga sudah dituntaskan, yang diikuti dengan program wajib belajar sembilan tahun.

“Sekarang kita, beranjak ke wajib belajar 12 tahun,” tambah dia.

Selanjutnya, jumlah sekolah juga meningkat jauh. Jika dulu saat awal kemerdekaan, jumlah SD hanya 15.000 sekarang meningkat menjadi 150.000. Jumlah SMP hanya 320 meningkat menjadi 39.000 dan jumlah SMA meningkat jauh dari yang berjumlah 92 menjadi 26.000 unit.

“Dilihat dari angka-angka saja, sudah jauh mengalmi perubahan.”

Mantan Rektor Universitas Paramadina itu menambahkan jika dibandingkan dengan negara berkembang, maka wajah pendidikan Indonesia sudah baik.

Akan tetapi jika dibandingkan negara maju, memang masih banyak kekurangan.

“Misalnya dengan Korea Selatan, mungkin kita masih jauh ketinggalan.”

Menurut Mendikbud, jika berbicara mengenai pendidikan maka harus seimbang dalam membandingkannya. 

“Berbicara mengenai akses pendidikan memang sudah layak, tetapi capaian kualitas memang belum. Begitu juga, kita masih banyak bicara mengenai infrasrtruktur bukan konten. Ke depan, yang harus diperbaiki adalah kualitas dari guru,” tukas Mendikbud. (Ant)

Editor: Annisa Nurfitriyani

Foto: Sufri Yuliardi

Sumber Artikel

Akhirnya, Jokowi Buka Alasan Rombak Kabinet

Categories: Tags:

WE Online, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan alasan dirinya merombak Kabinet Kerja beberapa waktu lalu untuk meningkatkan kinerja pemerintahan.

Hal itu diungkapkannya saat menyampaikan pidato kenegaraan dalam sidang bersama DPR/DPD di Ruang Rapat Paripurna, Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD, Jakarta, Jumat (14/8/2015).

“Keputusan ini (perombakan kabinet) pada dasarnya untuk memperkuat kinerja pemerintahan untuk percepatan implementasi program aksi pembangunan,” kata Jokowi.

Menurut Jokowi, perombakan Kabinet Kerja adalah salah satu jembatan terbaik untuk bisa memenuhi janjinya kepada rakyat, yaitu meningkatkan kesejahteraan dalam kehidupan rakyat Indonesia. “Ini adalah salah satu jembatan untuk mewujudkan janji saya meningkatkan kualitas hidup,” jelasnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi melakukan pergantian dan pergeseran menteri Kabinet Kerja dan pejabat setingkat menteri. Para menteri yang diganti itu adalah Menko Polhukam Tedjo Edhy Purdijatno, Menko Perekonomian Sofyan Djalil, Menko Kemaritiman Indroyono Soesilo, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Andrinof Chaniago, Menteri Perdagangan Rahmat Gobel, dan Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto.

Selanjutnya para menteri dan pejabat setingkat menteri yang dilantik Presiden Jokowi adalah Menko Perekonomian Darmin Nasution; Menko Polhukam Luhut B Pandjaitan; Menko Kemaritiman Rizal Ramli; Sekretaris Kabinet Pramono Anung; Menteri Perdagangan Thomas Lembong; dan Menteri PPN/Kepala Bappenas Sofyan Djalil.

Penulis: Boyke P. Siregar

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: setkab.go.id

Sumber Artikel

Sequis Tawarkan Fasilitas Berobat "Cashless" di Malaysia

Categories: Tags:

WE Online, Jakarta – PT AJ Sequis Life (Sequis) bekerja sama dengan PT Adminitrasi Medika (AdMedika) dan International Assistance Sdn Bhd (IA Malaysia) meluncurkan fasilitas berobat cashless bagi nasabah premium individual yang ingin melakukan pengobatan kesehatan di Malaysia. Layanan ini efektif dapat digunakan pada 1 September 2015.

Kesadaran pentingnya kesehatan dan memiliki perlindungan asuransi kesehatan membuat masyarakat semakin selektif mencari pengobatan, termasuk memilih tujuan berobat ke luar negeri. Salah satu negara tujuan berobat adalah Malaysia.

Sequis, sebagai salah satu perusahaan asuransi yang menyediakan rider asuransi kesehatan, menyediakan fasilitas tambahan yang dapat dimanfaatkan oleh nasabah premiumnya sebagai jawaban atas kebutuhan berobat masyarakat khususnya nasabah Sequis.

“Kami bekerja sama dengan AdMedika dan IA sebagai provider penyedia layanan ini, Sequis bermaksud memberikan keuntungan lebih bagi nasabah premium pengguna kartu cashless yaitu dengan menyediakan fasilitas tambahan berobat ke Malaysia,” ujar President Director & CEO Sequis Tatang Widjaja di Jakarta, Selasa (11/8/2015).

Menurutnya, banyak nasabah premium Sequis yang memiliki kartu cashless, yaitu sekitar 15 ribu orang dan melihat dari data claim di mana banyak nasabah Sequis, sekitar dua ribu yang mencari layanan kesehatan di Malaysia. Data dari Malaysia Healthcare Travel Council (MHTC) pada tahun 2014 juga mencatat bahwa terdapat 882.000 pasien dari negara lain yang berobat di Malaysia dan sebagian besar adalah warga Indonesia.

“Dua hal ini adalah pertimbangan mengapa Sequis meluncurkan fasilitas ini. Nasabah premium akan mendapatkan banyak kemudahan layanan rumah sakit di Malaysia tanpa perlu khawatir berurusan dengan administrasi, prosedural, dan layanan rumah sakit tujuan maupun kesulitan bahasa,” imbuh Tatang. 

Kartu cashless sendiri adalah sebuah kartu yang di dalamnya terdapat identitas unik dari pasien. Dengan data dalam kartu ini, keabsahan dan data jaminan kesehatan pasien dapat diverifikasi secara online. Cukup dengan memperlihatkan kartu tersebut kepada petugas pendaftaran rumah sakit, pasien sudah dapat menikmati layanan kesehatan nontunai atau yang disebut cashless health treatment.

Nasabah yang memiliki health rider produk dengan Room and Board di atas satu juta rupiah sudah bisa memanfaatkan fasilitas layanan kesehatan ini. Nasabah bisa langsung melihat daftar rumah sakit rekanan melalui mobile apps atau website Sequis.

Pemilihan rumah sakit tersebut berdasarkan banyaknya data claim nasabah Sequis pengguna kartu cashless yang memanfaatkan keuntungan menjalani perawatan di rumah sakit tersebut. Ke depannya, Sequis akan memperluas kerja sama jaringan rumah sakitnya agar bisa memberikan banyak pilihan kepada nasabah.

Penulis: Fajar Sulaiman

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Dok. Sequis Life

Sumber Artikel