Sandiaga Sebut Pemerintah Gagal Fokus dan Salah Urus BP Batam

Categories: Tags:


Warta Ekonomi.co.id, Jakarta

Pemerintah akhirnya memutuskan untuk menyerahkan kewenangan Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam (BP Batam) kepada Walikota. Hal itu lantaran munculnya polemik dualisme kepemimpinan terkait investasi di Batam overlaping.

Menanggapi hal itu, Cawapres Sandiaga Uno menjelaskan, proses peleburan BP Batam harus dilakukan dengan hati-hati. Sebab jika salah langkah maka akan menimbulkan ketidakpastian bagi para investor.

“Untuk peleburan ini harus hati-hati sekali. Karena ini harus menimbulkan kepastian, jangan malah menimbulkan ketidakpastian karena ada dua UU yang sangat overlaping di sini,” ujarnya  di Jakarta, Senin (31/12/2018).

Pemerintah, kata Sandi, harus dengan cermat untuk menata kembali peluang investasi di Batam. Sebab menurutnya, selama kawasan itu belum mampu mendorong perekonomian Batam.

“Ini harus ditata dengan betul-betul cermat. Hati-hati sekali karena Batam ini terutama 5 tahun terakhir ini terpuruk sekali pertumbuhan ekonomi jatuh. Pertumbuhan ekonominya itu yang selama ini jauh di atas angka nasional justru jatuh terpuruk,” jelasnya.

Rendahnya pertumbuhan ekonomi di Batam, tambah Sandi, menjadi bukti kegagalan pemerintah dalam mengelola kawasan investasi di Batam. Bahkan menilai proses peleburan pengelolaan BP Batam terkesan terburu.

“Berarti ada salah pengelolaan, ada gagal fokus dari pemerintah dan salah urus dari pemerintah nah ini yang harus diperhatikan saya khawatirnya. Tapi saya enggak mau suudzon ya, tapi saya khawatirnya ini terburu-buru karena ada proses politik,” terangnya.

Sandi menambahkan, saat ini ada puluhan ribu pengusaha di Batam yang menggantungkan diri. Mereka juga sebenarnya memiliki peran untuk menciptakan lapangan kerja. Untuk itu, ia menilai, seharusnya pemerintah mendengarkan masukan dari para pengusaha sebelum mengambil keputusan tersebut. Dengan begitu keputusan yang diambil bisa mencakup kepentingan pengusaha juga.

Sumber Artikel

Kemenangan Juve 2-1 atas Sampdoria Dibantu VAR?

Categories: Tags:


Warta Ekonomi.co.id, Jakarta

Juventus meraih kemenangan 2-1 atas tamunya Sampdoria dalam pertandingan Liga Italia yang dimainkan di Stadion Allianz, Turin, Italia pada Sabtu (29/12/2018) malam.

VAR membantu Juve mengamankan raihan tiga poin, di mana wasit setelah meninjau VAR memutuskan tidak mengesahkan gol Riccardo Saponara pada fase akhir pertandingan, gol yang jika disahkan akan mengubah skor menjadi imbang 2-2, demikian catatan pertandingan di laman resmi Liga Italia.

Kedua gol Bianconerri dibukukan oleh megabintang Cristiano Ronaldo pada menit kedua dan melalui eksekusi penalti pada menit ke-65. Sedangkan gol balasan Sampdoria dibukukan melalui penalti Fabio Quagliarella pada menit ke-33.

Tambahan tiga poin ini membawa Juve menutup perjalanannya di separuh musim dengan koleksi 53 poin untuk memperkokoh posisinya di peringkat satu, sekaligus untuk sementara unggul 12 poin atas tim peringkat kedua Napoli. Sedangkan Sampdoria tertahan di peringkat kelima dengan koleksi 29 poin.

Juve hanya memerlukan waktu dua menit untuk memecah kebuntuan, ketika Ronaldo mendapat operan menyilang dari Paulo Dybala di tepi kotak penalti. Bergerak memotong dan melepaskan tembakan mendatar kaki kanan ke sudut bawah gawang. Kiper Emil Audero, yang dipinjam dari Juventus, tidak mampu bereaksi dengan cukup cepat dan mungkin terpengaruh sorotan sinar matahari.

Dennis Praet melepaskan sepakan melebar, demikian pula yang dilakukan Dybala saat mendapat umpan dari Giorgio Chiellini, namun Sampdoria memiliki peluang bagus saat tendangan sudut Gianluca Caprari dapat disapu sebelum melewati garis gawang oleh Alex Sandro.

Bagaimanapun, wasit merasa perlu meninjau ulang insiden itu melalui VAR dan penalti diberikan karena siku Emre Can sempat mengenai bola. Quagliarella menjadi eksekutor dan sukses mengecoh kiper Mattia Perin untuk mengemas gol untuk kesembilan kalinya secara beruntun di Liga Italia. Pemain terakhir yang mampu mengukir catatan serupa adalah David Trezeguet saat membela Juventus pada 2005.

Arah pertandingan segera berubah, saat Sampdoria berupaya menggebrak dan memiliki beberapa peluang yang gagal dimanfaatkan serta tendangan bebas yang terdefleksi lengan Perin dari jarak dekat.

Menjelang turun minum, Juve mengancam melalui tembakan Dybala yang masih dapat ditepis Audero, dan kemudian Mario Mandzukic tidak mampu mengejar umpan silang Ronaldo.

Blucerchiati terus menebar ancaman, Perin meredam upaya Caprari pada situasi serangan balik, namun Audero melakukan penyelamatan sensasional saat ia menggagalkan sepakan voli Blaise Matuidi.

Audero kembali berjibaku menyelamatkan gawangnya, kali ini ia terbang untuk menepis upaya Ronaldo pada menit ke-60. Beberapa saat kemudian, tandukan Ronaldo dari umpan silang Matuidi tepat sasaran, tetapi bola masih terdefleksi punggung Omar Colley.

Titik balik pertandingan ini kembali terjadi dari titik putih, kali ini Alex Ferrari dinyatakan mengenai bola dengan tangannya saat situasi tendangan sudut. Wasit melihat VAR untuk mengonfirmasi keputusannya, meski lengan tersebut terlihat menempel pada badan, wasit memberikan penalti dan Ronaldo mampu menaklukkan Audero.

Pada fase akhir pertandingan, penyelamatan tidak sempurna Perin memicu serangan Samp dan pemain pengganti Saponara melepaskan sepakan yang masuk ke sudut atas gawang. Bagaimanapun, tinjauan VAR memperlihatkan Gregoire Defrel sempat menyentuh bola untuk menjadi assist dan bukan Alex Sandro, sehingga Saponara berada di posisi offside dan gol itu dianulir.

Susunan pemain:

Juventus (4-3-3): Perin, De Sciglio, Rugani, Chiellini, Alex Sandro, Emre Can, Pjanic, Matuidi (Douglas Costa 82′), Dybala, Mandzukic (Bernardeschi 69′), Cristiano Ronaldo

Sampdoria (4-3-1-2): Audero, Sala, Ferrari, Colley, Murru, Praet, Ekdal (Jankto 82′), Linetty; Ramirez (Saponara 72′), Quagliarella, Caprari (Defrel 67′)

Sumber Artikel

Apa yang Dimaksud "Kaum Pribumi" Dimata Sandi?

Categories: Tags:


Warta Ekonomi.co.id, Bogor

Cawapres Prabowo, Sandiaga Uno mengatakan peluang usaha di Indonesia harus memprioritaskan pengusaha nasional.

“Insya Allah Prabowo-Sandi di 2019 akan memberikan peluang terbaik kepada tenaga kerja lokal dan pengusaha nasional,” katanya usai menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kota Bogor, Jawa Barat, Kamis (27/12/2018).

Menurut dia dengan memprioritaskan pengusaha nasional dan pengelolaan bangsa ini berpusat pada sumber daya produksi sendiri maka ia meyakini Indonesia dapat melakukan swasembada pangan dan menekan harga kebutuhan pokok.

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini akan mendorong program Oke Oce membuka peluang kewirausahaan kepada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang belum berkembang.

“Kita ingin kemitraaan pemerintah dan badan usaha di mana para pengusaha bisa diberi kesempatan mendapat peluang itu. Setelah itu Oke Oce bisa kita dorong untuk membuka peluang usaha kepada UMKM yang belum berkembang,” katanya.

Selain itu, Sandiaga juga menyoroti Perpres Nomor 20 Tahun 2018 tentang Penggunaan Tenaga Kerja Asing (TKA) yang bertujuan menciptakan perluasan lapangan kerja melalui perbaikan iklim investasi. Ia ingin aturan tersebut diubah agar lebih memihak masyarakat pribumi.

“Revisinya kita ubah komposisinya, harus diutamakan pekerja lokal, kita prioritaskan kalau belum terisi tidak dibuka untuk orang asing,” katanya menambahkan.

Sumber Artikel

Ucapkan Natal Halal apa Haram? Begini Penjelasan MUI

Categories: Tags:


Warta Ekonomi.co.id, Jakarta

Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia Zainut Tauhid Saadi mengatakan MUI belum mengeluarkan fatwa mengenai mengucapkan Natal sehingga ucapan selamat hari besar kepada umat Kristiani hukumnya dikembalikan kepada masing-masing individu.

“MUI mengembalikan masalah ini kepada umat Islam untuk mengikuti pendapat ulama yang sudah ada sesuai dengan keyakinannya,” kata Zainut kepada wartawan di Jakarta, Selasa (25/12/2018).

Dia mengatakan terdapat perbedaan pandangan para ulama dalam menilai masalah itu. Sebagian ulama ada yang melarang dan sebagiannya lagi membolehkan.

Untuk itu, dia mengatakan MUI menghormati pendapat ulama yang menyatakan bahwa mengucapkan selamat Natal itu hukumnya haram atau dilarang oleh agama. Hal itu didasarkan pada argumentasi bahwa mengucapkan selamat Natal itu bagian dari keyakinan agamanya.

Sebaliknya, lanjut dia, MUI juga menghormati pendapat ulama yang menyatakan mengucapkan selamat Natal itu hukumnya mubah/ boleh dan tidak dilarang oleh agama, karena didasarkan pada argumentasi bahwa hal itu bukan bagian dari keyakinan agama tetapi sebatas memberikan penghormatan atas dasar hubungan kekerabatan, bertetangga dan relasi antarumat manusia.

“MUI mengimbau kepada masyarakat untuk arif dan bijaksana dalam menyikapi perbedaan pendapat tersebut dan tidak menjadikan polemik yang justru bisa mengganggu harmoni hubungan antarumat beragama,” kata dia.

Seluruh masyarakat Indonesia, kata dia, agar terus menjaga dan memelihara ukhuwah atau persaudaraan di antara sesama anak bangsa. Baik persaudaraan ke-Islaman, persaudaraan atas dasar kemanusiaan maupun persaudaraan kebangsaan.

“Demi terciptanya kehidupan masyarakat yang rukun, damai dan harmonis,” kata dia. 

Sumber Artikel

Tol Manado-Bitung Beroperasi Hingga Awal Tahun Depan

Categories: Tags:


Warta Ekonomi.co.id, Manado

Jalan Tol Manado-Bitung, Sulawesi Utara, akan difungsikan selama musim liburan Natal hingga awal tahun baru, kata Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional XV Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Triono Junoasmono.

“Tol fungsional akan dimulai tanggal 24 Desember 2018 hingga 5 Januari 2019,” kata Triono di Manado, Minggu.

Sebelum difungsikan, kata Triono, pihaknya bersama Gubernur Olly Dondokambey serta jajaran terkait seperti Dinas Perhubungan dan Kepolisian telah meninjau langsung ruas tol yang akan dilintasi.

“Total ada sepanjang 14,2 kilometer yang akan difungsikan hingga awal tahun baru mendatang. Ruas tol ini berada di segmen pemerintah dan jasa marga,” ujarnya.

Apabila difungsikan, lanjut dia, arus kendaraan yang menuju ke Bitung dan sebaliknya akan diatur.

Mulai tanggal 24 Desember 2018 hingga 1 Januari 2019, dibuka untuk kendaraan yang akan menuju ke Kota Bitung.

Sebaliknya, mulai tanggal 2 Januari-5 Januari 2019, dibuka untuk kendaraan yang akan menuju ke Kota Manado.

“Tidak dibuka penuh hingga malam hari karena memperhatikan faktor keselamatan, apalagi rambu-rambu lalu lintas termasuk lampu jalan belum terpasang sepenuhnya,” ujarnya.

Pengguna jalan tol, kata dia, tidak akan dipungut biaya. “Masih gratis. Kita berharap difungsikannya ruas tol sepanjang 14,2 kilometer ini ikut membantu masyarakat yang akan merayakan natal dan tahun baru,” ujarnya.

Tol Manado-Bitung yang dibangun pemerintah sepanjang 39,9 kilometer membentang dari Kota Manado menuju ke Kota Bitung dan melintasi Kabupaten Minahasa Utara.

Sumber Artikel

Januari 2019, Angkasa Pura I Siap Kelola Bandara Sentani

Categories: Tags:


Warta Ekonomi.co.id, Jayapura

PT Angkasa Pura I siap mengambil alih pengelolaan Bandara Sentani pada Januari 2019.

“Pengambilalihan pengelolaan bandara itu dilakukan setelah adanya penanda tanganan kesepakatan dengan Dirjen Perhubungan Udara di Jakarta, 6 September lalu,” kata Corporate Expert Angkasapura Yoca Dwata kepada Antara di Jayapura, Jumat.

Dia mengatakan, saat ini pihaknya sedang menghitung berapa banyak dana yang akan diinvestasikan ke bandara Sentani guna melakukan sejumlah perbaikan fasilitas dan pelayanan kepada pengguna jasa bandara sekaligus mendukung kegiatan PON 2020 saat Papua menjadi tuan rumah.

Selain itu besarnya investasi yang dikeluarkan akan berdampak kepada besaran kontribusi tetap yang harus dibayarkan AP 1 kepada Kemenhub dalam rangka kerja sama pemanfaatan (ksp) Bandara Sentani.

PT Angkasa Pura I belum memastikan berapa besar dana yang akan diinvestasikan ke bandara Sentani, kata Dwata seraya menambahkan, dana yang akan disiapkan itu bukan sebagai penggantian hak atas tanah warga yang selama ini didemokan.

Aset Bandara Sentani sesuai kerjasama tetap tercatat dalam aset Dirjen Perhubungan Udara karena AP 1 hanya sebagai pengelola bandara saja.

Ketika ditanya tentang pengelolaan parkir di kawasan Ruko Jayapura, Dwata mengatakan, pengelolaan parkir di kawasan ruko Jayapura memang akan diambil alih Angkasa Pura Support sebagai anak perusahaan AP I.

“Mengenai pengelolaan parkir di Ruko Jayapura, akan dijelaskan sendiri oleh managemen Angkasapura Support,” kata Yoca Dwata.

Sumber Artikel

Harbolnas Raup Nilai Transaksi Rp6,8 Triliun

Categories: Tags:


Warta Ekonomi.co.id, Jakarta

Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 2018 yang digelar pada 12 Desember lalu, diperkirakan berhasil meraup transaksi Rp6,8 triliun. Angka ini naik Rp2,1 triliun dari nilai transaksi tahun lalu. Dari total Rp6,8 triliun, produk lokal berhasil menyumbangkan 46 persen dari nilai transaksi tersebut, yakni Rp3,1 triliun.

“Harbolnas tahun ini, memang kami fokuskan untuk membantu meningkatkan daya jual produk lokal di platform e-commerce. Kami sangat senang hampir setengah dari nilai transaksi Harbolnas tahun ini berasal dari produk lokal, yakni Rp 3.1 triliun, melampaui target kami yang hanya Rp 1 triliun,” ujar ketua Harbolnas 2018, Indra Yonathan, dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu (19/12/2018).

Data ini diambil dari lembaga riset pasar, Nielsen yang dilakukan sehari setelah Harbolnas berlangsung 13 Desember 2018, di 31 kota di Indonesia.

“Berdasarkan data Nielsen, pertumbuhan masyarakat yang berpartisipasi mengikuti Harbolnas meningkat hingga 46 persen dibanding tahun lalu,” pungkasnya.

“Pulau Jawa mengalami peningkatan 56 persen dibanding tahun lalu, sedangkan untuk diluar Pulau Jawa mengalami peningkatan hingga 6 persen,” sambung dia.

Sumber Artikel

Nataru, Waspadai Tiga Jalur Tol Trans Jawa ini

Categories: Tags:


Warta Ekonomi.co.id, Jakarta

Kepala Korlantas Polri Irjen Polisi Refdi Andri meminta masyarakat yang hendak mudik saat liburan panjang Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 (nataru) untuk mengantisipasi kepadatan di tiga ruas tol Transjawa.

Tiga tol tersebut adalah Tol Cikampek, Cipali dan Tol Semarang-Batang, dan Tol Salatiga-Kartasura.

Dia menyebutkan Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri bersama Kementerian Perhubungan, Jasa Marga, Badan Pengelola Jalan Tol (BPJT) sedang meninjau jalur mudik di Jawa Tengah dan Jawa Timur menjelang Hari Raya Natal 2018 dan Tahun Baru 2019. Peninjauan dilakukan selama 3 hari lewat jalur darat.

Peninjauan dilakukan untuk mengetahui kesiapan jalan Tol Transjawa yang membentang dari Jakarta hingga Surabaya, Jawa Timur. Jalur Tol Transjawa rencananya akan dioperasikan saat arus mudik dan arus balik pada Natal dan tahun baru sehingga pemudik dari Jakarta yang hendak menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur akan lebih cepat sampai ke kampung halamannya.

Dalam pengecekan lapangan tersebut, kata dia, segala strategi rekayasa lalu lintas telah disiapkan untuk mengurai kemacetan arus lalu lintas saat arus mudik dan arus balik Natal dan Tahun Baru.

“Kesimpulan dari apa yang kami lihat, semuanya (tol) sudah layak dilalui dan dilewati. Tol bisa digunakan pengguna jalan saat mudik dan arus balik,” ujar Refdi.

Meski dipastikan arus mudik akan lancar, Refdi menekankan pada seluruh masyarakat yang hendak mudik agar menjaga keselamatan saat berkendara. Ia meminta pemudik agar tidak tergesa-gesa dalam memacu kecepatan kendaraannya. Pemudik agar mengedepankan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas dalam berkendara.

“Jangan jadi pengemudi yang membahayakan. Utamakan keselamatan,” katanya.

Kisaran kecepatan rata-rata yang diimbaunya adalah tidak melebihi 100 km/jam. Refdi juga mengingatkan pemudik beristirahat bila sudah merasa lelah berkendara.

Ia menyarankan agar pengemudi melajukan kendaraannya dengan kecepatan rata-rata antara 80 dan 90 km/jam.

“Tidak benar informasi Jakarta-Surabaya (ditempuh) 12 jam. Demikian pula dari Jakarta-Semarang, katanya harus 5-6 jam. Itu juga tidak benar,” kata Refdi.

Sumber Artikel

PDIP Taget Menangkan Jokowi-Ma'ruf di Dapil Eks Wakil Gubernur DKI

Categories: Tags:


Warta Ekonomi.co.id, Langkat

PDIP menggelar konsolidasi dengan para kader PDIP dari kabupaten Langkat dan Binjai di wilayah Sumatera Utara. Karena itu, partai yang di komandoi oleh Megawati Soekarnoputri optimistis Joko Widodo-Ma’ruf Amin raih suara masing-masing 60%.

Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, mengatakan wilayah tersebut merupakan daerah pemilihan mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat. Oleh sebab itu pihaknya yakni dapat menang dengan presentase di Langkat 55% dan Binjai 60%.

“Ini adalah daerah pemilihan Pak Djarot Saiful Hidayat. Di Langkat dan Binjai, daerah yang punya optimisme untuk merebut kemenangan kembali sehingga di Langkat ditargetkan 55 persen, dan di Binjai 60 persen,” ujarnya di Langkat, Sabtu (15/12/2018).

Karenanya, Hasto meminta Djarot agar terus menggelorakan semangat kepada para kader untuk memenangkan Jokowi-Ma’ruf. Djarot diketahui sebagai caleg provinsi Sumatera Utara, dapil 3.

“Untuk itu Pak Djarot akan terus menggelorakan semangat ini. Bersama dengan pengurus partai untuk memenangkan PDI Perjuangan dan koalisi Indonesia Kerja untuk berjuang mendukung Pak Jokowi dan Kiai Ma’ruf Amin,” jelasnya.

Hasto menuturkan, perjuangan yang dilakukan bukan untuk kepentingan Jokowi-Ma’ruf pribadi. Namun, menurutnya, untuk memperjuangkan masa depan Indonesia.

“Karena kami perjuangkan bukan Pak Jokowi-Kiai Ma’ruf Amin pribadi, yang kami perjuangkan masa depan Indonesia. Yang kami perjuangkan lebih dari 97 juta rakyat yang telah menerima kartu Indonesia pintar, Kartu Indonesia Sehat. Lebih dari 32 juta yang telah menerima Kartu Indoensia Pintar,” terangnya.

Sekadar diketahui, Kegiatan tersebut merupakan rangkaian acara dari kegiatan safari politik ketiga. PDIP mengunjungi 12 kabupaten/kota di wilayah Sumatera Utara guna memperkuat teritorial pemenangan Jokowi-Ma’ruf.

Sumber Artikel

Guru Besar UIN: Ulama itu Pewaris Nabi, Bahasanya Harus Santun Jangan Serampangan

Categories: Tags:

Guru Besar UIN: Ulama itu Pewaris Nabi, Bahasanya Harus Santun Jangan Serampangan


Warta Ekonomi.co.id, Jakarta

Cendekiawan muslim Prof Azyumardi Azra menilai banyak orang seolah kehilangan kontrol dalam urusan copras-capres antar kedua pendukung, termasuk orang yang mengaku sebagai ulama.

“Semua seperti kehilangan kontrol, bahkan seorang yang mengaku ulama melakukan ceramah dengan bahasa yang tidak elok untuk menyerang orang lain,” kata Azyumardi di Jakarta, Kamis (13/13/2018).

Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah itu pun menjelaskan definisi ulama adalah pewaris nabi sehingga akhlak dan perilakunya pun idealnya meneladani nabi. Bukannya malah mengumbar kebencian dengan bahasa yang serampangan.

“Dengan begitu, ulama tidak boleh menghina seseorang atau kelompok tertentu, tidak mengumbar ujaran kebencian, dan tidak mengedarkan fitnah atau hoaks,” katanya.

Keberadaan orang-orang yang mengaku sebagai ulama atau belum memenuhi syarat menjadi ulama, tetapi memaksakan diri untuk tampil demi mencari popularitas bisa menurunkan martabat dan kewibawaan ulama.

Menurut dia ulama yang dulu menempati posisi terhormat, sekarang menjadi hal biasa, mereka dirisak dan dicaci oleh masyarakat.

“Tanpa adab kesantunan, masyarakat sudah melewati batas-batas moral dan etika dengan sadar dan tidak sadar menghina para ulama,” katanya.

Pada bagian lain, Azyumardi juga menyoroti masih bebasnya penceramah menyampaikan gagasannya yang mengandung wacana intoleransi hingga anti-NKRI dan Pancasila, baik di masjid atau di media-media digital.

Ia menyarankan agar penceramah seperti itu ditertibkan. Ia setuju ada semacam sertifikasi bagi penceramah.

Sumber Artikel