Ngalahin Jokowi, Gaji Fantastis Pilot Garuda Bikin Ngiler

Categories: Tags:


WE Online, Jakarta

Suami dari pedangdut Iis Dahlia, Satrio Dewantoro, diketahui merupakan pilot yang menerbangkan pesawat Garuda Indonesia pengangkut Harley Davidson dan sepeda Brompton selundupan.

Kasus itu menjadi penyebab pemecatan Direktur Utama Garuda Indonesia, I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra alias Ari Askhara, dan beberapa direksi lainnya oleh Menteri BUMN, Erick Thohir.

Lantas berapakah gaji pilot maskapai nasional, Garuda Indonesia?

Dikutip dari berbagai sumber, profesi pilot memang memiliki gaji yang fantastis. Untuk pilot junior Garuda Indonesia, gajinya disebut bisa mencapai Rp60 jutaan.

Baca Juga: Buntut Panjang Kasus Harley Davidson: Selain Ari Askhara, Satu Nama Ini Juga Terlibat Katanya

Sedangkan untuk kapten senior di maskapai seperti Garuda Indonesia itu bisa mencatatkan take home pay mencapai Rp100 juta hingga Rp150 juta. Pengamat penerbangan, Chappy Hakim, membenarkan bahwa gaji pilot maskapai nasional memang ada di kisaran tersebut. 

“Lebih kurang (di kisaran itu),” kata Chappy mengutip VIVAnews, Senin (9/12/2019).

Dengan demikian, gaji fantastis suami Iis Dahlia itu dapat dikatakan mengalahkan gaji Presiden Joko Widodo yang terakhir masih tercatat di kisaran Rp30,2 juta.

Partner Sindikasi Konten: Viva

Sumber Artikel

Kerap Buang Air Kecil saat Hujan Bisa Jadi Pertanda Penyakit, Ternyata karena…

Categories: Tags:


WE Online, Jakarta

Anggapan bahwa udara dingin membuat orang lebih sering buang air nampaknya harus mulai dikaji lagi. Pasalnya, terlalu sering buang air kecil saat hujan bisa menjadi pertanda masalah kesehatan yang serius. Baru-baru ini, dokter mengungkapkan bila terlalu sering buang air kecil saat udara dingin bisa jadi pertanda Anda terkena diuresis dingin.

Dalam keadaan ekstrem, diuresis dingin dapat berakibat fatal. Dokter Diana Gall mengatakan, sering buang air kecil karena diuresis dapat benar-benar merusak keseimbangan garam, air, dan mineral alami tubuh.

Hial inimenyebabkan kondisi seperti hiponatremia yakni kekurangan natrium, hiperkalemia yaitu terlalu banyak kadar kalium, serta hypokalemia atau kadar kalium tidak cukup.

Baca Juga: Siap-Siap, Sukabumi, Bogor dan Depok Bakal Diguyur Hujan Siang Ini

“Ketiga kondisi ini bisa berakibat fatal dalam keadaan ekstrem. Apabila seseorang terlalu banyak minum, maka kemungkinan buang air kecil juga menjadi lebih besar. Oleh karenanya mereka perlu kembali mengisi cairan yang terbuang untuk menghindari dehidrasi,” ujar Dr Diana seperti yang Okezone kutip dari The Sun.

Dokter tersebut pun mengingatkan agar masyarakat mewaspadai kondisinya di cuaca dingin. Dengan begitu mereka dapat minum lebih banyak cairan agar tetap terhidrasi dengan baik.

“Diuresis dingin terjadi ketika suhu tubuh menurun. Seperti yang diketahui, respons biologis mengarahkan darah ke inti tubuh untuk menciptakan kehangatan, sementara ginjal melepaskan cairan ekstra untuk menstabilkan tekanan. Proses inilah yang meningkatkan produksi urin, memberi dorongan untuk lebih banyak buang air kecil di cuaca dingin,” ujar dr Diana.

Ia menambahkan, saat ini masih sedikit penelitian ilmiah yang fokus terhadap fenomena buang air kecil saat cuaca dingin. Hal ini membuat orang awam tidak mengetahui seberapa rendah suhu yang harus diwaspadai.

Dia juga menyarankan agar orang-orang yang terkena diuresis untuk membungkus hangat tubuhnya dan mencoba untuk tidak keluar rumah dalam waktu lama di cuaca dingin.

Selain diuresis dingin, terlalu sering buang air kecil juga bisa disebabkan beberapa hal lain. Pertama nokturia yang membuat seseorang harus buang air kecil lebih dari sekali sepanjang malam.

Kedua adalah polyuria yang terjadi karena mengonsumsi lebih dari 2,5 liter per hari. Kondisi ini bisa terjadi apabila terlalu banyak minum cairan atau menjadi gejala diabetes tipe 2.

Partner Sindikasi Konten: Okezone

Sumber Artikel

Fiks! Timnas Indonesia U-22 Lolos ke Semifinal SEA Games 2019

Categories: Tags:


WE Online, Cavite

Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-22 memastikan diri lolos ke semifinal SEA Games 2019 usai berhasil menghajar Laos 4-0 di Stadion Imus Grandstand pada Kamis (5/12/2019) sore WIB. Empat gol yang diciptakan masing-masing oleh Saddil Ramdani, Bagas Adi dan brace Osvaldo Haay, sudah cukup untuk mengantarkan Timnas Indonesia U-23 lolos dari Grup B kompetisi tersebut.

Timnas Indonesia U-22 pun bakal menemani Vietnam untuk lolos dari Grup B. Nantinya, Timnas Indonesia U-22 akan langsung berhadapan dengan Myanmar di semifinal SEA Games 2019 pada Sabtu 7 Desember 2019.

Jalannya Pertandingan

Babak Pertama

Saddil membuka keunggulan Timnas Indonesia U-22 melalui tendangan bebas yang dilesatkan tak jauh dari kotak penalti Laos. Berkat gol Saddil tersebut Timnas Indonesia U-22 pun langsung unggul cepat 1-0 atas Laos.

Baca Juga: Persiapan Matang, Ini Susunan Pemain Timnas Indonesia U-22 vs Laos

Akan tetapi, keunggulan tersebut tak serta merta membuat tim asuhan Indra Sjafri itu langsung aman. Sebab Laos nyatanya mampu memberikan tekanan ke pertahanan Timnas Indonesia U-22 usai gawang mereka dibobol Saddil.

Bahkan, beberapa kali penyerangan Laos sempat membahayakan pertahanan Timnas Indonesia U-22. Beruntung Andy Setyo dan Nurhidayat Haji Harris mampu meredam serangan demi serangan yang dilancarkan para pemain Laos.

Ketika mendapatkan serangan yang bertubi-tubi dari Laos itu, Timnas Indonesia U-22 juga sesekali mencoba mencuri kesempatan dengan melakukan serangan balik. Namun, kesempatan-kesempatan tersebut gagal dikonversikan menjadi gol.

Tak lama, laga babak pertama pun berakhir. Timnas Indonesia U-22 untuk sementara unggul 1-0 atas Laos.

Partner Sindikasi Konten: Okezone

Sumber Artikel

Taspen Serahkan Manfaat THT dan Pensiun ke Mantan Menteri Agama

Categories: Tags:


WE Online, Jakarta

Taspen memberikan layanan proaktif kepada Mantan Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin yaitu penyerahan manfaat Tabungan Hari Tua (THT). Manfaat THT yang diterima sebagai pejabat negara sebesar Rp15.523.200 dan pensiun bulanan sebesar Rp3.757.700 diserahkan langsung oleh Direktur SDM, TI dan Kepatuhan TASPEN, Mohamad Jufri, Selasa (3/12/2019). 

Muhamad Ali Mansur, Sekretaris Perusahaan Taspen, mengungkapkan bahwa saat menerima layanan tersebut, Lukman Hakim Saifuddin menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada Taspen karena memberikan layanan yang luar biasa dan proaktif sehingga dia peserta Taspen tidak perlu repot dalam pengurusan klaim.

Baca Juga: HUT Korpri, Begini Komitmen Taspen

Menurut Ali Mansur, Taspen sebagai BUMN yang mengelola program jaminan sosial bagi ASN dan pejabat negara terus berkomitmen kepada pesertanya untuk terus memberikan layanan terbaiknya dengan 4 program perlindungan yang terdiri dari program Tabungan Hari Tua (THT), Pensiun, Jaminan Kecelakaan Kerja, dan Jaminan Kematian. 

Taspen juga memberikan perlindungan kepada pegawai non-ASN dan non-PPPK yang bertugas pada Instansi Pemerintah sesuai UU ASN No 5 Tahun 2014 dan PP No 49 Tahun 2018. Taspen juga memberikan layanan dan inovasi terbaiknya bagi peserta, baik itu ASN, pejabat negara, dan non-ASN di seluruh Indonesia. Beberapa inovasi terbaru Taspen di antaranya adalah Aplikasi Taspen Mobile 2.0, Aplikasi Otentikasi Digital, dan Program Wirausaha Pintar. 

“(Berkat komitmen itu) Taspen menerima beberapa penghargaan di antaranya Badan Publik Paling Informatif dan Juara I Annual Report Award BUMN Keuangan Non-Listed,” tutup Ali Mansur. 

Sumber Artikel

Harus Hadapi Tim Kuat di Grup B, Seberapa Besar Bekal Timnas Sepakbola Tanah Air?

Categories: Tags:

Harus Hadapi Tim Kuat di Grup B, Seberapa Besar Bekal Timnas Sepakbola Tanah Air?



WE Online, Bogor

Tim Nasional (Timnas) Sepakbola U-22 tanah air masuk ke dalam Grup B di ajang SEA Games 2019. Pasukan Indra Sjafri itu dihadapkan dengan lawan berat, meliputi juara bertahan Thailand, Vietnam, Laos, Singapura, dan Brunei Darussalam.

Jelas, satu grup dengan Thailand dan Vietnam merupakan ancaman bagi Timnas Indonesia U-22. Sebab, Thailand dan Vietnam sempat mengalahkan Indonesia saat turun di Kualifikasi Piala Asia U-23 2020 yang digelar medio Maret 2019.

Saat itu, Thailand menang 4-0 atas Indonesia, kemudian Vietnam membungkam skuad Garuda Muda dengan skor 1-0. Meski begitu, kekalahan terdahulu bukan berarti membuat Indonesia tak bisa berbicara saat kembali dihadapkan dengan dua lawan di atas.

Baca Juga: Jelang Laga Indonesia vs Vietnam, Timnas U-22 Lakukan Pemulihan Fisik

Timnas Indonesia U-22 memiliki sejumlah modal untuk menumbangkan Thailand dan Vietnam. Modal pertama adalah kemenangan di Piala AFF U-22 2019. Pada Februari 2019, Timnas Indonesia U-22 sempat mengalahkan Vietnam di semifinal Piala AFF U-22 2019 dengan skor 1-0. Saat itu, gol tunggal Timnas Indonesia U-22 dilesakkan M. Luthfi Kamal lewat tendangan bebas.

Kemudian di partai puncak Piala AFF U-22 2019, giliran Thailand yang ditumbangkan Indonesia dengan skor 2-1. Saat itu, Sani Rizki dan Osvaldo Haay menjadi bintang kemenangan skuad Garuda Muda atas Thailand.

Modal lain yang dimiliki Indonesia adalah kemenangan atas Iran U-23 pada Sabtu 16 November 2019. Secara luar biasa, Timnas Indonesia U-22 tidak terkalahkan dalam dua pertemuan kontra Iran yang notabene salah satu tim kuat Asia. Setelah bermain 1-1 di Bali, Timnas Indonesia U-22 menang 2-1 atas Iran di Bogor.

Semua modal di atas pun dijadikan energi positif oleh skuad Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2019. Saat bertemu Thailand pada Selasa 26 November 2019, Osvaldo Haay dan kawan-kawan menang 2-0 atas skuad Gajah Perang. Kemudian, Vietnam bakal ditantang Indonesia pada Minggu (1/12/2019) mulai pukul 19.00 WIB.

Andai menang atas Vietnam, Timnas Indonesia U-22 tinggal selangkah lagi lolos ke semifinal SEA Games 2019. Sebab, pada dua laga tersisa, Timnas Indonesia U-22 tinggal dihadapkan dengan dua tim yang di atas kertas dapat mereka kalahkan, yakni Brunei Darussalam dan Laos.

Demi mengalahkan Vietnam dalam laga nanti malam, dibutuhkan Semangat yang Membara. Agar semangat pemain-pemain Timnas Indonesia U-22 semakin membara, Indomie lewat varian pedasnya bisa mengubah semangat para pemain, menjadi semangat yang pedas membara. Ujung-ujungnya, tidak hanya Thailand dan Vietnam yang bisa disingkirkan, namun medali emas bisa disabet Timnas Indonesia U-22.

Partner Sindikasi Konten: Viva

Sumber Artikel