Puji Syukur, Pasien Meninggal di Negara dengan Tingkat Kematian Corona Tertinggi Ini Kembali Turun!

Categories: Tags:


WE Online, Bogor

Kasus kematian akibat corona di Italia kembali menurun hingga 133 kasus per Minggu (29/3/2020) dibandingkan sehari sebelumnya.

Tak cuma itu, tingkat identifikasi kasus pada hari yang sama juga menurun daripada hari sebelumnya, dari angka 5.974 menjadi 5.217 kasus baru per Minggu.

Sebelumnya, kematian di negara itu juga menurun 30 kasus pada Sabtu (28/3/2020) jika dibandingkan dengan Jumat (27/3/2020), berdasarkan data dari Worldometers.

Baca Juga: Pak Jokowi, Jangan Sampai Ikuti AS dan Italia Loh! Nanti Disalahkan Sejarah

Tingkat kematian karena corona di Italia memang termasuk tinggi, jauh melampaui tingkat kematian corona secara global.

Hingga saat ini, masih ada 73.880 kasus aktif di negara dengan tingkat kematian 11% akibat corona itu. 69.974 dalam kondisi ringan, sedangkan 3.906 lainnya dalam kondisi krisis.

Secara keseluruhan, Italia mencatatkan 97.689 kasus infeksi corona hingga Senin (30/3/2020). Dari seluruh kasus itu, 10.779 pasien kehilangan nyawa, sedangkan 13.030 pasien dinyatakan sembuh.

 

 

Sumber Artikel

Setelah Erupsi, Wilayah di Sekitar Merapi Kena Hujan Pasir

Categories: Tags:


WE Online, Bogor

Hujan pasir mengguyur sebagian lereng Gunung Merapi di wilayah Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang.

Kondisi itu berlangsung beberapa waktu setelah gunung itu meletus sekitar pukul 19.25 WIB.

“Hujan pasir cukup lebat berlangsung dalam beberapa menit. Biasanya cuma hujan abu. Tapi malam ini hujan pasir,” kata Puji (38) salah seorang warga.

Baca Juga: Gunung Merapi Kembali Erupsi, Tinggi Kolom Capai 1.000 Meter

Sebagaimana diketahui, Gunung Merapi yang berada diperbatasan wilayah Boyolali, Magelang, Jateng dan Daerah Istimewa Yogyakarta pada Sabtu (28/3/2020) sekira pukul 19.25 WIB meletus. Erupsi tercatat di seismogram dengan amplitudo 75 mm dan durasi 243 detik.

Adapun tinggi kolom erupsi mencapai 3.000 meter. Saat terjadi erupsi angin bertiup ke barat. Sedangkan status gunung teraktif di dunia itu hingga saat ini masih waspada.

 

Partner Sindikasi Konten: SINDOnews

Sumber Artikel

Gudang E-Commerce Tetap Jalan di Tengah Corona, Karyawan: Perusahaan Lebih Mengutamakan Uang!

Categories: Tags:


WE Online, Bogor

10 gudang Amazon dilaporkan sudah ‘kedatangan’ COVID-19. Padahal, perusahaan itu tengah kewalahan menghadapi lonjakan permintaan pesanan karena masyarakat sedang dikarantina.

Tujuh gudang yang telah mengonfirmasi corona berada di Amerika Serikat (AS), sedangkan tiga lainnya tersebar di benua Eropa.

“Tujuh gudang itu berlokasi di New York, Kentucky, Florida, Texas, Michigan, Connecticut, dan Oklahoma. Para pekerja dinyatakan positif corona,” lapor outlet media lokal, dilansir dari Business Insider, Kamis (26/3/2020).

Baca Juga: Jual Masker Harga Ngawur, Amazon Tangguhkan 4 Ribu Sellernya

Hasilnya, para pekerja dan asosiasi serikat pekerja menekan Amazon untuk segera menutup gudang-gudang tersebut demi mengutamakan keselamatan karyawan.

Kelompok Advokasi Hak Pekerja, Athena membeberkan fakta, “para pekerja di gudang Amazon di Staten Island, New York (dituntut) terus bekerja, padahal fasilitas sedang dibersihkan setelah kasus corona dikonfirmasi.”

Sementara itu, satu stasiun pengiriman di Queens, New York telah ditutup sementara karena di situlah kasus corona di fasilitas Amazon pertama kali terdeteksi.

Di benua Eropa, dua gudang Amazon yang terinfeksi terletak di Spanyol, sedangkan satu lainnya berlokasi di Italia–negara dengan angka kematian corona tertinggi saat ini.

Amazon sendiri disebut masih mengoperasikan gudang walaupun sudah ada kasus infeksi corona dikonfirmasi di fasilitasnya itu.

“Amazon, seperti Trump, lambat merespons, tidak menjelaskan kebenaran dengan rinci, dan mengutamakan uang,” cerita pekerja di Jacksonville, Florida.

Sumber Artikel

Samsung Rilis Galaxy A31 di Tengah Pandemi, Catat Spesifikasinya Berikut Ini!

Categories: Tags:


WE Online, Bogor

Samsung Galaxy A31 dirilis ke pasar ponsel pintar dengan harga kompetitif. Dibandingkan dengan Galaxy M31, A31 memiliki ukuran lebih terlihat ramping.

Layarnya memiliki resolusi 1080p+ dan lekukan U di tepi atasnya, dilengkapi dengan kamera swafoto 20MP. Rasio aspeknya lebih kecil dari M31, hanya 20:9.

“Di bagian belakang, kamera quad (empat) di bagian belakang terdiri dari sensor utama 48MP dengan aperture f/2.0, pikel 0,8μm, kamera ultrawide 8MP, lensa makro 5MP, dan sensor kedalaman 5MP,” jelas Samsung, dilansir dari GSM Arena, Selasa (24/3/2020).

Baca Juga: Corona Paksa Samsung, LG, dan VIVO Tutup Pabrik Sementara di Negara Ini

Sayangnya, Samsung tidak mengungkapkan rincian soal chipset, tetapi bocoran benchmark menyebut kalau perangkat A31 ditenagai oleh MediaTek Helio P65. Tak cuma itu, A31 juga didukung oleh dua core CPU Cortex-A75.

Ponsel anyar itu dilengkapi oleh 4GBRAM dan penyimpanan 64GB serta pilihan lain 6GB/128GB. Baterainya berdaya 5 ribu mAh, didukung pengisian cepat 15W melalui port USB-C.

Ada empat pilihan warna, yakni hitam, biru, merah, dan putih. Ketersediaan dan informasi harga belum diungkapkan sampai saat ini.

Sumber Artikel

Spanyol Pakai Jasa Robot untuk Lakukan Tes Corona

Categories: Tags:


WE Online, Jakarta

Pemerintah Spanyol berencana terjunkan robot untuk menguji 80.000 pasien sehari untuk melawan wabah coronavirus yang menghancurkan negara Spanyol menyusul lonjakan kasus virus corona (Covid-19).

 

Spanyol akan melepaskan robot yang mampu menguji 80.000 pasien sehari ke area sarang corona bercokol. 

 

Pemerintah Spanyol mengatakan akan mengerahkan robot yang akan meningkatkan pengujian dari angka harian saat ini antara 15.000 dan 20.000.

 

Raquel Yotti, kepala Institut Kesehatan Madrid Carlos III, mengatakan rencana untuk menyebarkan robot sudah berjalan.

 

Baca Juga: Aktivitas saat Spanyol Lockdown: Tentara Semprot Disinfektan dan Polisi Tindak Tegas Warga

 

“Angka kematian di Spanyol telah melampaui 1.300 dan jumlah kasus mencapai hampir 25.000 jiwa,” tutur Raquel seperti dilansir dari Daily, Minggu (22/3/2020).

 

Dia mengatakan di sebuah konferensi: “Sebuah rencana untuk mengotomatisasi tes melalui robot telah dirancang, dan Spanyol telah berkomitmen untuk membeli empat robot yang akan memungkinkan kita untuk melakukan 80.000 tes per hari. 

 

Baca Juga: Gara-Gara Corona, Spanyol Lakukan Lockdown Dua Pekan

 

Perdana Menteri Pedro Sanchez mengatakan: “Kami belum menerima dampak dari gelombang terkuat, yang paling merusak, yang akan menguji kemampuan,” tutur Pedro

 

Ini adalah negara yang paling terpukul kedua di Eropa di belakang Italia. Madrid telah menjadi daerah yang paling parah di Spanyol, dengan 60 persen kematian bangsa.

Partner Sindikasi Konten: SINDOnews

Sumber Artikel

Stok Pangan Aman sampai Lebaran, Masyarakat Jangan Panic Buying!

Categories: Tags:


WE Online, Jakarta

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo pastikan stok pangan bahan pokok yang dimiliki hingga saat ini masih dalam jumlah aman hingga menjelang Lebaran. Mentan juga lakukan sidak pasar ke 10 pasar di kota Jakarta serta gelar pasar murah dalam upaya mengendalikan harga dan aksesibilitas dalam memperoleh bahan pangan sehingga masyarakat tidak perlu panic buying.

“Saya sampaikan sesuai dengan hitungan yang sudah kami lakukan insyahallah 11 kebutuhan bahan pangan dasar cukup tersedia asal masyarakat jangan panic buying,” kata Syahrul saat menggelar  pasar murah di TTIC Pasar Minggu, Jakarta, Kamis (19/03/20).

Syahrul menegaskan bahwa Kementan bersama dengan mitra akan saling bekerja sama dalam menyediakan stok bahan pangan di pasar. Ia juga mengajak semua pengusaha untuk turut tangan dalam menjaga stabilisasi harga di pasar.

Baca Juga: Corona Mengganas, PLN: Bayar Tagihan Via Online Saja

“Jangan ada orang atau pengusaha yang mau untung sendiri dan kemudian memberikan kepanikan pada rakyat,” tegas SYL.

Mentan mengungkapkan bahwa gelar pasar murah ini dilakukan untuk memberikan kepastian ke masyarakat jika bahan pokok kebutuhan dasar masih aman dan pasar murah nanti akan digelar juga diberbagai daerah di luar Jakarta.

“Hari ini di DKI Jakarta kita gelar pasar murah, namun jangan beli berlebihan karena jika kita makan gula berlebihan, juga akan berdampak sakit gula,” kata  Mentan.

Sumber Artikel

Gaungkan Penuhi Masjid, Gatot Ditampar Tokoh Intelijen: Jangan Cari Panggung!

Categories: Tags:


WE Online, Jakarta

Figur mantan Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Gatot Nurmantyo jadi perhatian di tengah upaya pencegahan Corona Covid-19. Eks Kepala Staf TNI AD itu dalam akun Instagramnya menyerukan umat Islam di Indonesia untuk salat jemaah di masjid.

Tokoh intelijen Suhendra Hadikuntono mengkritisi cara Gatot membangun narasi. Bagi dia, seruang Gatot melalui akun media sosialnya itu kontraproduktif dengan pencegahan penyebaran Corona.

“Imbauan Gatot Nurmantyo itu menyesatkan publik dan sangat kontraproduktif dengan upaya pemerintah dalam menangani penyebaran Covid-19,” ujar Suhendra di Jakarta, Rabu (18/3/2020).

Baca Juga: Hati-hati! Wilayah Ini Paling Banyak Orang dengan Gejala Corona

Dia bilang sebagai purnawirawan jenderal dengan jabatan Panglima TNI, Gatot seharusnya leibih hati-hati menyampaikan pernyataan. Jangan sampai membuat bingung masyarakat. 

Apalagi, ia menyinggung bila Majelis Ulama Indonesia (MUI) sudah mengeluarkan fatwa terkait ibadah di tengah meningkatnya Corona. Menurutnya, sebagai eks Panglima TNI, Gatot harus bisa memperlihatkan sikap negarawan.

“Saya melihat Pak Gatot ini tidak punya jiwa patriot dan negarawan yang bijak. Mungkin dia punya kepentingan politik, tapi tidak selayaknya mencari panggung dan membuat narasi yang berpotensi memperkeruh situasi,” jelas Suhendra.

 

Baca Juga: Sedih Lihat Muslim Phobia Masjid karena Corona, Gatot Banding-bandingkan dengan China

Suhendra pun mengimbau agar publik terutama umat muslim sebaiknya mengikuti anjuran pemerintah dan fatwa MUI. Hal ini demi keselamatan dan meredam pencegahan Corona.

“Saya mengimbau agar umat Islam tidak mengikuti imbauan dari Pak Gatot, karena sangat membahayakan keselamatan umat Islam sendiri,” tuturnya.

Partner Sindikasi Konten: Viva

loading…

Sumber Artikel

Work From Home Masif Diterapkan, Aplikasi Kantor 'Virtual' Ini Banjir Unduhan Hingga 5x Lipat

Categories: Tags:


WE Online, Bogor

Unduhan global aplikasi kantor ‘virtual’ seperti Tencent Conference, WeChat Work, Zoom, Microsoft Teams, dan Slack melonjak 5 kali lipat sejak awal tahun karena perubahan pola kerja berbagai perusahaan.

Pada minggu pertama Januari, aplikasi semacam itu menarik 1,4 juta pengguna baru di App Store dan Google Play global.

“Angka itu melonjak ke angka 6,7 juta unduhan pada minggu pertama Maret,” begitu kata firma analisis aplikasi, Sensor Tower, dilansir dari Reuters, Senin (16/3/2020).

Baca Juga: Bukan Cuma Startup, BUMN Ini Juga Minta Karyawan Work From Home

Layanan tersebut mencakup aplikasi konferensi video seperti Zoom dan Google Hangouts Meet, sampai alat canggih yang terinspirasi dari Star Wars–Rumii dan Spatial.

Laporan yang sama menyebut, “Rumii dan Spatial memungkinkan pengguna menghadiri pertemuan di ruang digital di mana mereka dapat melihat dan berinteraksi dengan versi 3D dari rekan kerja dalam bentuk digital.”

Basis pengguna aktif Zoom Video Communications Inc pun bertumbuh 67% sejak awal Januari. Namun, para analis menyebut, tidak semua aplikasi bisnis bakal mengalami keuntungan finansial karena lonjakan permintaan.

“Mayoritas aplikasi itu menawarkan versi percobaan gratis,” kata Analis Summit Insights Group, Jonathan Kees, mengacu pada layanan seperti Microsoft Teams dan Zoom.

loading…

Sumber Artikel

Corina Jadi Pandemi, Akankah Startup Indonesia Terapkan Aturan 'Work From Home'?

Categories: Tags:


WE Online, Jakarta

Sejumlah perusahaan teknologi besar sudah melakukan tindak lanjut untuk mencegah persebaran COVID-19 di kantor mereka. Seperti Google yang menyuruh agar beberapa pegawai mereka untuk bekerja dari rumah, dan Twitter yang secara total meminta seluruh karyawannya di seluruh dunia untuk bekerja dari rumah.

Beberapa perusahaan teknologi di Indonesia juga melakukan langkah serupa untuk mencegah hal-hal tersebut. Grab Indonesia melalui juru bicaranya mengatakan bahwa perusahaan tengah memberlakukan skema kerja dari rumah, dan melakukan desinfeksi kantor.

“Kami telah menutup sementara kantor kami di Jakarta untuk melakukan pembersihan menyeluruh pada 12-17 Maret. Karyawan akan bekerja dari rumah selama proses ini berlangsung,” ujar juru bicara Grab Indonesia kepada Warta Ekonomi, Sabtu (14/3/2020).

Baca Juga: Hai Startup, Simak Nih! 6 Faktor Ini yang Bikin Investor Jatuh Hati

Platform waralaba daring Bukalapak masih mempertimbangkan skema kerja dari rumah. Kendati demikian, Intan Wibisono Head of Corporate Communications Bukalapak mengatakan bahwa Bukalapak juga sudah mengambil inisiatif yang lain agar operasional perusahaan tetap berjalan optimal.

“Kami terus menerus memantau apabila metode kerja dari rumah (work from home) perlu diterapkan secara wajib untuk seluruh karyawan,” ujar Intan ketika dihubungi oleh redaksi Warta Ekonomi, Sabtu (14/3/2020).

Bukalapak mengklaim telah menerapkan sejumlah langkah untuk menekan angka penyebaran, sepeeti: membatasi interaksi dan pertemuan grup besar di kantor, membatasi perjalanan dinas domestik ataupun asing sementara waktu, melakukan pembersihan dengan disinfektan, hingga menyediakan masker dan penyanitasi tangan. Sementara, platform dompet digital DANA menjadikan skema kerja di rumah sebagai opsi untuk para karyawannya. 

DANAm8s dapat bekerja dari rumah atau Work From Home, dan perusahaan mengimbau mereka yang merasa mengalami gejala-gejala awal untuk langsung memeriksakan diri ke beberapa rumah sakit rujukan, seperti RSPI Sulianti Saroso, RS Persahabatan, dan RS Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto,” ujar Agustina Samara, Chief People Officer DANA dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (14/3/2020).

Aplikasi pembayaran digital OVO tidak mau merinci apakah mereka menerapkan skema kerja dari rumah. Presiden Direktur OVO Karaniya Dharmasaputra hanya menyebut bahwa OVO “telah menerapkan langkah-langkah perlindungan untuk memantau dan memastikan keamanan anggota tim kami, dengan kebijakan ketat tentang perjalanan (travel) dan isolasi diri.”

“Kami juga berkolaborasi dengan mitra ekosistem kami, seperti Grab dan Tokopedia, tentang praktik terbaik untuk memastikan keselamatan dan kesehatan seluruh karyawan,” ujar Karaniya dalam keterangan tertulisnya kepada Warta Ekonomi, Sabtu (14/3/2020)

loading…

Sumber Artikel

Hadir di Stasiun Gambir, Menteri Erick Thohir Dorong Masyarakat Lawan Corona

Categories: Tags:


WE Online, Jakarta

Menteri BUMN, Erick Thohir, hari ini mengunjungi Stasiun Gambir, Jakarta Pusat. Kunjungan ini dilakukan untuk mengajak peran serta seluruh masyarakat Indonesia untuk bahu-membahu dalam mencegah dan memberantas penyebaran virus corona (COVID-19) di Indonesia.

Tak sendirian, Erick dalam kunjungannya didampingi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Monardo, Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero), Edi Sukmoro, serta perwakilan TNI dan Polri.

Baca Juga: Gegara Virus Corona, Erick Thohir: Salaman (Jadi) Susah!

“Kerja sama dan gotong royong adalah karakteristik bangsa Indonesia. Untuk menghadapi COVID-19 ini, kita harus bersatu dan gotong-royong,” jelas Erick Thohir di Stasiun Gambir, Jakarta, Kamis (12/3/2020).

Menteri BUMN berharap sinergi antarinstansi ini dapat membangun rasa optimisme masyarakat terhadap upaya pemerintah dalam mencegah dan memberantas penyebaran virus corona. Penyebaran virus ini dikhawatirkan berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat dan ekonomi negara.

Stasiun Gambir dipilih sebagai lokasi bersih-bersih karena stasiun ini yang berada di samping Monumen Nasional ini merupakan fasilitas umum yang banyak dikunjungi masyarakat yang akan bepergian ke berbagai wilayah di Pulau Jawa.

Dengan begitu, pesan yang disampaikan Erick Thohir mengenai perlawanan terhadap virus corona ini bisa disampaikan ke berbagai lapisan masyarakat di berbagai kota.

“Kami pastikan pemerintah bersama-sama dengan berbagai komponen senantiasa menjaga keamanan masyarakat Indonesia dari wabah COVID-19. Dengan bersatu, kita pasti bisa melawan COVID-19,” pungkas Erick Thohir.

loading…

Sumber Artikel