Gibran Rakabuming: Tetap Konsisten Dong…

Categories: Tags:

Putra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, maju terus pantang mundur di Pilwalkot Solo 2020. Sedangkan, rivalnya, petahana Achmad Purnomo dikabarkan mundur dari pencalonan.

“Tetap konsisten dong,” kata Gibran kepada wartawan di sela menyerahkan bantuan APD di Mapolresta Surakarta, Solo, belum lama ini.

Kendati demikian, balon Wali Kota Solo yang mendaftar melalui DPD PDIP Jawa Tengah (Jateng) itu enggan menanggapi pengunduran diri Achmad Purnomo. Pemilik kedai martabak Markobar itu lebih memilih fokus membantu penanganan wabah Covid-19 di Solo.

“Kita sekarang sedang kena musibah. Kita fokus untuk kegiatan kemanusiaan dulu,” ujarnya.

Menurut suami Selvi Ananda itu, saat ini semua relawan politik telah diinstruksikan agar menjadi relawan kemanusiaan. Ia mengajak masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan. Dia juga mengapresiasi para tenaga medis, Pemkot Solo yang telah sigap dalam mencegah penularan Covid-19. 

“Kita fokus kegiatan kemanusiaan dulu. Membagikan sembako, semprot disinfektan, membagikan sanitizer, masker, APD, semua. Kalau lain-lain, nanti dulu,” ungkapnya lagi.

Setelah Solo ditetapkan KLB Corona, pihaknya fokus pada kegiatan kemanusiaan. Gibran berharap agar musibah ini cepat berlalu.

Sebelumnya diberitakan, balon Wali Kota Solo Achmad Purnomo mengundurkan diri jika pilkada digelar Desember 2020. Bukan alasan politik, Wakil Wali Kota Solo itu merasa tak sampai hati jika pilkada dilakukan di tengah mewabahnya Covid-19. Apalagi Presiden Jokowi pernah menyampaikan jika pandemi Covid-19 baru akan selesai dalam waktu satu tahun. 

“Ini masalah hati, perasaan saya itu enggak sampai hati. Seandainya di tengah-tengah pandemi kita melakukan kampanye dan sebagainya yang berkaitan dengan pilkada. Dengan alasan itu, hati saya kok tidak sampai, melakukan itu. Karena itu, rencana saya, kalau seandainya betul tetap 9 Desember, saya akan mengajukan permohonan diri kepada DPC PDIP. Untuk saya diperkenankan mundur dari bakal calon wali kota Solo,” beber Purnomo.

Partner Sindikasi Konten: Rakyat Merdeka

Sumber Artikel

3 Kali Berturut-Turut, Miliarder China Ini Kirim Ragam Bantuan ke 55 Negara Afrika!

Categories: Tags:


WE Online, Bogor

Untuk ketiga kalinya, Afrika menerima pasokan alat medis dari miliarder asal China sekaligus pendiri Alibaba, Jack Ma.

Bantuan ketiga untuk memerangi COVID-19 itu terdiri dari: 4,6 juta masker, 500 ribu alat uji swab dan perangkat tes, 300 ventilator, 200 ribu alat pelindung diri (APD), 200 ribu pelindung wajah, 2 ribu pemindai thermal, 100 pemindai suhu tubuh, dan 500 ribu pasang sarung tangan.

“Pasokan terbaru yang bertujuan memperkuat strategi Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Afrika dalam memerangi COVID-19 telah diterima di Addis Ababa, Ethiopia, Minggu (26/4/2020),” begitu menurut laporan Today News Africa, Senin (27/4/2020).

Baca Juga: Ekonomi Global Belum Pulih, Apple Pangkas Pesanan iPhone 12

Donasi Yayasan Alibaba dan Yayasan Jack Ma itu akan dikirimkan ke 55 negara di benua Afrika yang terdaftar dalam African Union, dikoordinasikan oleh CDC Afrika.

Sebelumnya, CDC Afrika dan Pemerintah Ethiopia juga telah menerima bantuan dari Jack Ma dan Yayasan Alibaba pada Maret lalu.

Selain Afrika, Jack Ma juga mengirimkan bantuan serupa ke berbagai negara, termasuk Indonesia, dengan jumlah yang bervariasi.

Sumber Artikel

Kenyataannya Rezim Jokowi di bawah Komando Opung Luhut Jadi Antek China, Pakar yang Bilang

Categories: Tags:


WE Online, Jakarta

Direktur Eksekutif Institute for Democracy Education (IDE), Smith Alhadar menilai tidak ada yang salah dari pernyataan Rizal Ramli dalam acara Indonesia Lawyers Club, tvOne, Selasa (21/4/2020), yang meminta Presiden Jokowi untuk berhenti menjadi antek China. Sebab, pernyataannya merujuk China sebagai negara, bukan ras.

“Dan kenyataannya, Indonesia di bawah rezim Jokowi yang dikomandai Opung Luhut memang telah menjadi antek atau kaki tangan China,” kata Smith kepada wartawan, Sabtu (25/4/2020).

Menurut Smith, pembiasan makna yang dilakukan para pendengung di dunia maya sudah menjadi kebiasaan. Para buzzer di media sosial membuat interpretasi aneh atas ucapan intelektual dan tokoh oposisi yang dipersepsi dapat menggoyang rezim yang mereka puja.

Baca Juga: Mudik Dilarang, Walkot: VVIP Juga Jangan ke Solo!

“Interpretasi yang diniatkan untuk membunuh karakter tokoh itu. Kali ini serangan ditujukan kepada intelektual yang ucapan dan tindakannya dijadikan rujukan barisan oposisi,” kata Smith.

Padahal, lanjut Smith, pada kenyataannya hampir semua kebijakan ekonomi dan politik rezim berorientasi pada persetujuan dan kepentingan Republik Rakyat China. Ini bertujuan menarik sebesar mungkin investasi China.

“Fakta-fakta keras itulah yang membuat Rizal Ramli menarik kesimpulan Indonesia telah menjadi budak China. Dan mendesak rezim Jokowi membalik haluan untuk tidak lagi berorientasi ke Beijing dan kembali ke jati diri sebagai bangsa yang mandiri dalam menjalankan politik luar negerinya, sebagaimana dirumuskan para founding fathers, politik bebas aktif,” ujar Smith.

Pandangan Rizal Ramli itu, menurut Smith, adalah pandangan kebangsaan. Sama sekali jauh dari rasisme. Kenyataannya, mendiang istri Rizal Ramli adalah keturunan Tionghoa dan sangat banyak temannya berasal dari etnis ini. Memang RR dikenal sebagai seorang pluralis yang dapat dilihat dari beragamnya orang di sekelilingnya.

Ada jutaan anak yang terkendala belajar online karena keterbatasan akses internet. Ada banyak tenaga medis yang tidak dibekali APD lengkap. Mari kita sama-sama sukseskan kampanye #AmanDiRumah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Donasi Anda akan disalurkan untuk membantu pengadaan APD dan fasilitas pendidikan online anak-anak Indonesia. Informasi soal donasi klik di sini.

Partner Sindikasi Konten: Viva

Sumber Artikel

Emirsyah Satar Dituntut 12 Tahun Penjara

Categories: Tags:


WE Online, Jakarta

Mantan Direktur Utama PT Garuda Indonesia 2005-2014 Emirsyah Satar dituntut 12 tahun penjara ditambah denda Rp10 miliar subsider 8 bulan kurungan, karena dinilai terbukti menerima suap senilai sekitar Rp49,3 miliar dan pencucian uang senilai sekitar Rp87,464 miliar.

“Agar majelis hakim pengadilan tipikor memutuskan terdakwa Emirsyah Satar terbukti secara sah dan meyakinkan menurut hukum bersalah melakukan tindak pidana korupsi. Menjatuhkan pidana penjara selama 12 tahun dan pidana denda sebesar Rp10 miliar dengan ketentuan bila denda tidak dibayar maka diganti dengan pidana kurungan selama 8 bulan,” kata Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ariawan Agustiartono, di Gedung KPK, Jakarta, Kamis.

Persidangan dilangsungkan dengan cara video conference. Majelis hakim berada di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, sedangkan JPU KPK berada di Gedung Merah Putih KPK, sementara penasihat hukum dan Emirsyah ada di Gedung Anti-Corruption Learning Center (ACLC) Jakarta.

Baca Juga: Transaksi Jual Beli Apartemen Emirsyah Satar di Singapura Diklaim Normal dan Wajar

JPU KPK menilai Emirsyah terbukti dalam dua dakwaan, pertama dari Pasal 12 huruf b Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah UU No. 20/2001 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP jo Pasal 65 ayat (1) KUHP.

Selanjutnya, dakwaan kedua yaitu Pasal 3 UU 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 dan Pasal 65 ayat (1) KUHP.

JPU juga menuntut Emirsyah membayar uang pidana tambahan.

“Menjatuhkan pidana tambahan kepada terdakwa Emirsyah Satar membayar uang pengganti 2.117.315 dolar Singapura selambat-lambatnya satu bulan setelah putusan pengadilan memperoleh kekuatan hukum tetap. Jika dalam jangka waktu tersebut terdakwa tidak membayar uang pengganti, maka harta bendanya disita oleh jaksa dan dilelang untuk menutupi uang pengganti tersebut. Dalam hal terdakwa tidak mempunyai harta benda yang mencukupi untuk membayar uang pengganti, maka dipidana penjara selama 5 tahun,” ujar jaksa Ariawan.

Dalam dakwaan pertama Emirsyah Satar selaku Direktur Utama PT Garuda Indonesia tahun 2005-2014 didakwa bersama-sama dengan Hadinoto Soedigno dan Capt Agus Wahyudo menerima uang dengan jumlah keseluruhan Rp8,859 miliar; 884.200 dolar AS; 1.020.975 euro, dan 1.189.208 dolar Singapura.

Ada jutaan anak yang terkendala belajar online karena keterbatasan akses internet. Ada banyak tenaga medis yang tidak dibekali APD lengkap. Mari kita sama-sama sukseskan kampanye #AmanDiRumah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Donasi Anda akan disalurkan untuk membantu pengadaan APD dan fasilitas pendidikan online anak-anak Indonesia. Informasi soal donasi klik di sini.

Sumber Artikel

Belva Resmi Mundur dari Stafsus Presiden, Proyek Rp5,6 T Prakerja ke Ruangguru Harus Dibatalkan

Categories: Tags:


WE Online, Jakarta

Langkah Bos Ruangguru, Adamas Belva Syah Devara, yang mundur dari jabatan dari Staf Khusus (Stafsus) Presiden Joko Widodo (Jokowi) disambut positif oleh Pendiri Perhimpunan Pendidikan Demokrasi, Rachland Nashidik. Sebab, kata Rachland, pengunduran diri itu memberikan kesan baik dan bertanggung jawab dari Belva.

“Kini kita bisa bilang bahwa etika publik masih memiliki tempat terhormat di republik ini,” ujar Rachland Nashidik dalam keterangan tertulisnya, Selasa (21/4/2020).

Baca Juga: Mundurnya Belva Devara dari Staf Khusus Presiden dan Respons Jokowi

Rachland pun berharap, Presiden Jokowi bisa memberikan teladan dengan mengizinkan pengunduran diri Belva. Di samping itu, proyek pelatihan online dalam program Kartu Prakerja sebesar Rp5,6 triliun kepada Ruangguru diminta untuk dibatalkan.

“Dan yang lebih penting membatalkan proyek pelatihan online yang tak relevan saat ini dan cuma menguntungkan perusahaan platform digital,” ujarnya.

Menurut dia, anggaran proyek kepada Ruangguru itu sebaiknya dialihkan menjadi Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada masyarakat yang saat ini dilanda pandemi Covid-19. “Agar rakyat bisa belanja kebutuhan hidup sehari-hari dan multiplier effect-nya menggerakkan ekonomi,” katanya.

Sekadar diketahui, sebelumnya Belva sempat menjadi sorotan banyak pihak. Sebab, perusahaan Belva mendapatkan proyek sebesar Rp5,6 triliun dalam program Kartu Prakerja.

Ada jutaan anak yang terkendala belajar online karena keterbatasan akses internet. Ada banyak tenaga medis yang tidak dibekali APD lengkap. Mari kita sama-sama sukseskan kampanye #AmanDiRumah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Donasi Anda akan disalurkan untuk membantu pengadaan APD dan fasilitas pendidikan online anak-anak Indonesia. Informasi soal donasi klik di sini.

Partner Sindikasi Konten: SINDOnews

Sumber Artikel

Lawan Corona, DPR Berikan Bantuan ke Tenaga Medis RS Harapan Kita

Categories: Tags:


WE Online, Jakarta

Satgas Lawan Covid-19 DPR RI terus menyalurkan bantuan berupa alat pendukung medis bagi para tenaga medis di sejumlah rumah sakit. Kali ini, Satgas Lawan Covid-19 yang diketuai oleh Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyerahkan bantuan ke Divisi Bedah Jantung Anak RS Harapan Kita, Jakarta.

“Alhamdulillah kita juga berkesempatan mendistribusiakan bantuan antara lain berupa masker N95 dan pendukung medis lainnya ke RS Harapan Kita. Kita berharap bantuan ini dapat bermanfaat bagi para tenaga medis yang merupakan garda terdepan dalam melawan Covid-19,” kata Sufmi Dasco Ahmad dalam keterangan tertulisnya, Minggu (19/4/2020).

Menurut Dasco, sejak dibentuk, Satgas Lawan Covid-19 DPR RI bergerak cepat memberikan bantuan ke beberapa rumah sakit dan tenaga medis. Bantuan berupa obat-obatan, alat pelindung diri (APD), dan fasilitas kesehatan untuk penanganan Covid-19.

Baca Juga: Bayi 4 Bulan Positif Corona, Ini yang Dilakukan Tim Gugus Tugas

“Kita akan terus menyalurkan bantuan serupa ke rumah-rumah sakit bersama Satgasda DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota. Kita berupaya membantu pemerintah dalam percepatan penanganan virus corona di Indonesia,” ujar politikus Partai Gerindra ini.

Dia menambahkan, Satgas Lawan Covid-19 ini tidak menggunakan anggaran negara sehingga tidak membebani APBN. Dalam tugasnya, Satgas berperan sebagai penghubung donatur dari publik untuk memberikan bantuan langsung ke rumah sakit dan warga terdampak pandemi Covid-19.

Selain RS Harapan Kita Jakarta, Satgas Lawan Covid-19 DPR telah menyerahkan bantuan alat pendukung medis ke sejumlah rumah sakit lainnya, di antaranya RSUD Kota Bogor, RSUD Kota Tangerang, RS Awal Bros Kota Tangerang, RS Hermina Kota Bekasi, dan RS Dr. Kariadi Kota Semarang.

Ada jutaan anak yang terkendala belajar online karena keterbatasan akses internet. Ada banyak tenaga medis yang tidak dibekali APD lengkap. Mari kita sama-sama sukseskan kampanye #AmanDiRumah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Donasi Anda akan disalurkan untuk membantu pengadaan APD dan fasilitas pendidikan online anak-anak Indonesia. Informasi soal donasi klik di sini.

Partner Sindikasi Konten: SINDOnews

Sumber Artikel

WNI Terjangkit Corona di Malaysia Jumlahnya Banyak Juga Lho!

Categories: Tags:


WE Online, Jakarta

Kementerian Kesehatan Malaysia (KKM) Malaysia menyampaikan bahwa warga negara Indonesia (WNI) menjadi warga negara asing terbanyak terjangkit positif COVID-19 di Malaysia dengan jumlah sebanyak 108 orang.

Dirjen Kesehatan Malaysia Dr Noor Hisham Abdullah di Putrajaya, Jumat, mengatakan pihaknya mengkategorikan kasus COVID-19 terkait warga negara asing berasal dari kelompok wisatawan, pekerja, imigran dan pemohon suaka.

“Dalam kalangan kategori ini terdapat 601 kasus positif COVID-19, yaitu 356 kasus sedang dirawat, 242 kasus sudah pulih dan tiga kasus meninggal,” katanya.

Baca Juga: Ini Dia Sebaran Kasus Positif Corona Per Wilayah di Jatim

Dia mengatakan warga negara asing terbanyak yang tercatat positif mengidap COVID-19 berasal dari Indonesia dengan 108 kasus, diikuti Filipina (104), Bangladesh (63), India (60) dan Pakistan (51). 

“Seperti yang disampaikan melalui media massa, terdapat peningkatan kasus COVID-19 di Singapura yang dikaitkan dengan penularan virus itu di asrama pekerja. Ini dilaporkan menyumbang kepada lebih daripada 50 persen keseluruhan kasus positif di negara itu,” katanya.

Mengambil pelajaran dari situasi tersebut, ujar dia, Malaysia perlu mengambil langkah-langkah untuk mencegah penularan COVID-19, khususnya di kalangan warga asing.

Ada jutaan anak yang terkendala belajar online karena keterbatasan akses internet. Ada banyak tenaga medis yang tidak dibekali APD lengkap. Mari kita sama-sama sukseskan kampanye #AmanDiRumah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Donasi Anda akan disalurkan untuk membantu pengadaan APD dan fasilitas pendidikan online anak-anak Indonesia. Informasi soal donasi klik di sini.

Sumber Artikel

Artis ini Umumkan Terinveksi Virus Corona

Categories: Tags:


WE Online, Jakarta

Artis Twindy Rarasati mengumumkan dirinya positif terinfeksi virus corona baru (COVID-19) melalui akun Instagram pribadinya, Rabu.

“Saya positif Covid-19 terima kasih keluargaku tersayang dan orang-orang terdekatku untuk support-nya yang melimpah,” tulis Twindy Rarasati dalam keterangan unggahannya.

Dalam foto unggahannya, Twindy nampak mengenakan masker di tempatnya menjalani perawatan COVID-19.

Baca Juga: Lansia 107 Berhasil Sembuh dari Infeksi Virus Corona

 Dia juga menyampaikan kepada seluruh masyarakat untuk tetap berada di rumah dan menjaga kesehatan agar terhindar dari virus corona.

I’m sorry that I have to take a rest in this one. Sehat-sehat terus teman-teman semuaaa! Stay home everyone, this too shall pass. Jangan lupa physical distancing, cuci tangan, makan-makanan bergizi dan olahraga,” ujarnya.

Selain Twindy Rarasati, sejumlah nama selebritas juga sebelumnya pernah dinyatakan positif COVID-19. Mereka antara lain Andrea Dian dan Detri Warmanto. Kini Andrea Dian dan Detri telah sembuh dari COVID-19 setelah menjalani perawatan selama beberapa minggu.

Ada jutaan anak yang terkendala belajar online karena keterbatasan akses internet. Ada banyak tenaga medis yang tidak dibekali APD lengkap. Mari kita sama-sama sukseskan kampanye #AmanDiRumah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Donasi Anda akan disalurkan untuk membantu pengadaan APD dan fasilitas pendidikan online anak-anak Indonesia. Informasi soal donasi klik di sini.

Sumber Artikel

Pemerintah Masih Ributkan Mudik dan Tak Mudik, Kadin Geram: Lamban Sekali!

Categories: Tags:


WE Online, Jakarta

Kebijakan pemerintah masih terfokus seputar pembatasan sosial, kelangkaan alat pelindung diri (APD), dan debat mengenai mudik dan tidak mudik, dan sebagainya. Padahal negara lain sudah mulai mengantisipasi siklus kedua, menyiapkan rencana normalisasi, bahkan fokus pada pengembangan vaksin.

Demikian diungkapkan Ketua Dewan Penasihat Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sharif Cicip Sutardjo. Dia menyatakan upaya pemerintah dalam menanggulangi krisis yang disebabkan Covid-19 terlalu lamban. Akibatnya, sampai saat ini belum terlihat kemajuan penanggulangan krisis, malah menimbulkan kekhawatiran bukan saja di kalangan masyarakat, bahkan di kalangan dunia usaha.

“Saya apresiasi upaya Ketua Umum Kadin Rosan Roeslani dengan mengajukan proposal penyelamatan ekonomi yang persentasenya minimal sama dengan negara-negara lainnya, yaitu 10 persen dari PDB. Itupun belum tentu cukup,” kata Sharif Cicip Sutardjo yang juga mantan Menteri Kelautan dan Perikanan di kabinet Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Baca Juga: Dirut BRI Buka-bukaan Skema Relaksasi UMKM Terdampak Covid-19

Menurut Cicip, seharusnya penanganan Covid-19 dan dampaknya bisa jauh lebih cepat dari kenyataan saat ini. Dengan mengikuti pemberitaan penanganan Covid-19 di negara-negara lain saja, menurut Cicip, pemerintah bisa tahu banyak apalagi kalau langsung bertukar informasi dan bekerja sama dengan negara lain.

Pemerintah Indonesia harus mencontoh Tiongkok dan Korea Selatan sudah berhasil menangani wabah Covid-19, dan saat ini sudah di tahap mengantisipasi siklus kedua karena beberapa pasien yang sembuh malah kembali terdeteksi positif. Sedangkan Indonesia menghadapi siklus pertama pun terkesan lamban, belum ada kemajuan.

Cicip mengingatkan bahwa setiap hari puluhan atau ratusan rakyat menjadi korban jiwa. Dan setiap satu nyawa yang hilang mewakili seluruh rakyat Indonesia karena yang berikutnya bisa siapa saja, di mana saja, dan kapan saja. Kondisi ini sudah sebanding dengan kita menghadapi ancaman agresi militer yang mengancam ketahanan nasional.

Baca Juga: Dipukul Covid-19 Habis-habisan, 10 Sektor Bisnis Ini Paling Babak Belur

“Karena yang terancam adalah kamampuan rakyat untuk bertahan dan memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Bahkan Covid-19 ini lebih berbahaya karena tidak kelihatan bentuknya,” tegas Cicip menambahkan.

Cicip mengingatkan agar pemerintah dan Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Coivd-19 tidak keliru membedakan antara konsep besar yang strategis dengan langkah-langkah taktis. Karena dikhawatirkan, cara pemerintah menangani wabah Covid-19 justru semakin membuat kemajuannya lamban. Indikator yang paling nyata adalah banyaknya dokter dan tenaga medis yang bukan saja terjangkit, bahkan sampai meninggal dunia.

“Apalagi penyebabnya hanya karena tidak ada masker N95 yang mumpuni dan diwajibkan secara medis,” kata Cicip.

Ada jutaan anak yang terkendala belajar online karena keterbatasan akses internet. Ada banyak tenaga medis yang tidak dibekali APD lengkap. Mari kita sama-sama sukseskan kampanye #AmanDiRumah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Donasi Anda akan disalurkan untuk membantu pengadaan APD dan fasilitas pendidikan online anak-anak Indonesia. Informasi soal donasi klik di sini.

Sumber Artikel

Kartu Prakerja Diluncurkan Pemerintah, OVO Jadi Mitra Resmi Uang Elektronik

Categories: Tags:


WE Online, Jakarta

Hari ini, Sabtu (11/4/2020), program Kartu Prakerja secara resmi diluncurkan sebagai bagian dari upaya pemerintah Indonesia untuk meningkatkan kompetensi kerja, produktivitas, dan daya saing serta mengembangkan jaring pengaman sosial selama pandemi Covid-19.

OVO, platform pembayaran digital di Indonesia, menjadi mitra resmi uang elektronik bersama dengan bank milik negara, BNI. Pemerintah juga menggandeng 8 mitra resmi lainnya untuk platform digital seperti Tokopedia dan RuangGuru.

Baca Juga: Pemerintah Indonesia Apresiasi Inisiatif OVO Perangi Covid-19 di Indonesia

Kartu Prakerja diprioritaskan bagi para pencari kerja dan pekerja, serta pelaku usaha mikro dan kecil, dengan tujuan menekan angka pengangguran di Indonesia, terlebih di situasi sulit saat ini akibat pandemi Covid-19.

Presiden Direktur OVO, Karaniya Dharmasaputra, mengatakan bahwa OVO terus berupaya sekuat tenaga untuk membantu pemerintah mengatasi dampak pandemi Covid-19. Dalam hal ini, OVO mendistribusikan dana bantuan pemerintah untuk meningkatkan keterampilan dan daya saing tenaga kerja muda Indonesia.

“Ada 5 orang engineer OVO dan 2 orang desainer UI/UX Bareksa yang kami kerahkan untuk ikut membangun sistem Kartu Prakerja di bawah arahan Ibu Denni Puspa Purbasari, Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja. Mereka bekerja bahu-membahu bersama engineer lain untuk memungkinkan peserta program mengakses, melakukan registrasi, dan menerima dana bantuan secara online,” kata Karaniya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (11/4/2020).

Karaniya optimis Kartu Prakerja dapat berkontribusi secara signifikan dalam mengurangi tingkat pengangguran muda, yang jumlahnya sekitar 3,7 juta jiwa, dan membantu mereka meningkatkan kemampuan, pengetahuan, serta kompetensi agar sesuai dengan kebutuhan pasar saat ini, terkhusus setelah pandemi Covid-19 bisa diatasi.

Sebagai mitra resmi pembayaran digital program Kartu Prakerja, OVO mendapat amanat untuk menyalurkan dana insentif senilai Rp600.000 setiap bulan yang akan ditransfer dalam beberapa tahap selama 4 bulan ke akun uang elektronik para peserta yang telah menyelesaikan pelatihan dalam program ini. Peserta akan memperoleh bantuan pelatihan senilai Rp1 juta untuk digunakan di Platform Digital Mitra.

Melalui program Kartu Prakerja, peserta dapat mengikuti berbagai pelatihan yang dipersyaratkan industri yang ada dalam layanan Sistem Informasi Ketenagakerjaan (Sisnaker). Dengan program Kartu Prakerja, peserta dapat memperoleh kemampuan baru untuk masuk di dunia kerja dengan tetap menerapkan physical distancing lewat belajar online.

Adapun syarat untuk menjadi peserta Kartu Prakerja adalah Warga Negara Indonesia (WNI) yang berusia minimal 18 tahun dan tidak sedang mengikuti pendidikan formal; merupakan pekerja; pencari kerja maupun pegiat usaha mikro dan kecil. Calon peserta perlu menginput data dan mengikuti seleksi online. Pendaftaran peserta Kartu Prakerja bisa dilakukan secara online di laman http://prakerja.go.id/.

Karaniya mengapresiasi langkah progresif pemerintah yang telah melibatkan industri keuangan elektronik sebagai pilar penting dalam program Kartu Prakerja. Memanfaatkan kapasitas dan jangkauan teknologi digital menjadi kunci penting bagi terciptanya kesetaraan akses bagi seluruh calon peserta di pelosok Indonesia, termasuk mereka yang belum memiliki rekening bank.

Sebelumnya, OVO telah melakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja, Denni Puspa Purbasari, pada 20 Maret 2020 lalu. Hadir pada acara itu Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dan Kepala Staf Presiden, Moeldoko. Nota kesepahaman ditandatangani bersamaan dengan peluncuran situs resmi Kartu Prakerja (prakerja.go.id).

Ada jutaan anak yang terkendala belajar online karena keterbatasan akses internet. Ada banyak tenaga medis yang tidak dibekali APD lengkap. Mari kita sama-sama sukseskan kampanye #AmanDiRumah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Donasi Anda akan disalurkan untuk membantu pengadaan APD dan fasilitas pendidikan online anak-anak Indonesia. Informasi soal donasi klik di sini.

Sumber Artikel