WE Online, Jakarta

Inklusi keuangan atau jumlah masyarakat yang menggunakan jasa keuangan di Indonesia saat ini masih rendah. Berdasarkan survei Nasional Literasi Keuangan OJK tahun 2016, inklusi keuangan hanya sebesar 67,8%. Untuk meningkatkan inklusi, pelaku industri keuangan dituntut untuk membantu meningkatkan inklusi.

Mendukung inklusi, PT Bank Central Asia Tbk (BCA) turut melaksanakan gerakan SimPel (Simpanan Pelajar) BCA. SimPel adalah gerakan untuk memperkenalkan sistem keuangan formal dan dunia perbankan sejak usia dini melalui inisiatif yang mendorong pelajar memiliki tabungan sehingga terbentuk karakter dan budaya menabung di kalangan pelajar.

Direktur BCA Santoso mengatakan, BCA berkomitmen membantu pemerintah dalam memperluas inklusi keuangan terutama di daerah-daerah, sejalan dengan program pembinaan dan pendampingan desa binaan BCA. Sejalan dengan program pengembangan dan pendampingan desa binaan di berbagai daerah di Indonesia, BCA juga mengandeng sekolah-sekolah di sekitar desa binaan dan melakukan sosialisasi dunia perbankan dan mengajak para siswa memiliki tabungan sejak usia dini.

Baca Juga: Sambut Libur Lebaran, Ini Jadwal Operasional Bank BCA

“Saat ini BCA sedang mengembangkan pembukaan tabungan SimPel melalui agen Laku Pandai. Dengan mengajak para pelajar sejak usia dini ke dunia perbankan, generasi Indonesia selanjutnya dapat menata masa depannya menjadi lebih cerah,” ujar Santoso.

Santoso menjelaskan, SimPel BCA adalah tabungan khusus bagi pelajar PAUD, SD, SMP, dan SMA yang berusia di bawah umur 17 tahun dan belum memiliki KTP. Sebagai salah satu sarana edukasi tentang pengelolaan keuangan, pembentukan budaya gemar menabung, dan pengenalan dunia perbankan di kalangan pelajar, SimPel BCA bebas biaya administrasi, setoran awal pembukaan rekening minimum Rp5.000, dan rekening serta kartu atas nama siswa.

Gerakan SimPel mendapat nafas baru melalui acara re-launch produk SimPel yang diinisiasi dalam SimPel Day yang diadakan OJK bekerja sama dengan perbankan nasional, termasuk BCA. Dukungan tersebut sebagai upaya memperkuat program inklusi keuangan melalui program SimPel.

Baca Juga: Jahja Setiaatmadja Borong Saham BCA, Nilainya. . .

Hadir dalam acara SimPel Day tersebut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian selaku Ketua Harian Dewan Nasional Keuangan Inklusif Darmin Nasution, Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Nasution, Anggota Dewan Komisioner OJK Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen Tirta Segara, dan Direktur BCA Santoso. Acara tersebut dimeriahkan oleh siswa-siswi SD, SMP, SMA dari berbagai utusan sekolah di sekitar Jabodetabek.

Sumber Artikel