WE Online, Jakarta

Kantor Staf Presiden (KSP) menyampaikan wacana pembangunan rumah sakit khusus virus menular di sebuah pulau kosong baru sebatas curah pendapat saja.

“Terkait di mana lokasi RS, RS tersebut untuk apa, itu semua masih brainstorming,” ujar Deputi V Kantor Staf Presiden bidang Politik, Hukum, Hankam, dan HAM Jaleswari Pramodhawardani di Jakarta, Jumat.

Baca Juga: Pak Jokowi, Ketimbang Pulangkan Eks ISIS, Fokus Virus Corona sama BPJS Tuh!

Terkait RS tersebut, Dani mengatakan pemerintah pasti enggan bersikap atau bertindak gegabah dalam merespon wabah virus corona. Dia menekankan rumah sakit khusus di pulau kosong tidak seperti mengisolasi seseorang di Pulau Buru.

“Itu bukan seperti isolasi di Pulau Buru. Hak-hak mereka menjadi perhatian kita. Kalau di Hongkong itu mereka ditaruh di hotel, hak-hak mereka terpenuhi dan diobservasi disitu,” kata Abet.

Sebelumnya Menko Polhukam Mahfud MD memimpin rapat internal membahas pembangunan rumah sakit khusus penanganan virus menular di pulau kosong untuk menindaklanjuti permintaan Presiden Joko Widodo.

loading…

Sumber Artikel