WE Online, Jakarta

Pemerintah dan Bank Indonesia memperhitungkan pengaruh virus corona dalam menentukan target inflasi yang diproyeksikan mencapai kisaran 3 persen pada tahun ini.

“Faktor menekan inflasi baik berasal global, isu masalah virus, apakah harga komoditi global juga naik, itu telah dihitung,” kata Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Dody Budi Waluyo di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Kamis.

Baca Juga: PSSI: Terkait Kebijakan Wabah Corona, Kami Ikut Pemerintah

Selain risiko global, proyeksi inflasi juga sudah mempertimbangkan apabila ada penyesuaian beberapa harga yang diatur oleh pemerintah atau administrative price yang berasal dari risiko domestik.

Bank sentral itu, lanjut dia, yakin dengan kisaran proyeksi inflasi 2020 itu sehingga posisi kebijakan moneter BI masih akomodatif.

“Tentunya di sini, stance kebijakan itu tidak saja dilihat dari inflasi tapi bagaimana konteks eksternal nilai tukar rupiah. Dua faktor ini menjadi faktor seandainya kami melakukan penyesuaian kebijakan suku bunga,” katanya.

loading…

Sumber Artikel