WE Online, Jakarta

Republika kembali memberikan penghargaan kepada para tokoh dalam gelaran Tokoh Perubahan Republika 2018 di Ballroom Djakarta Theater, Jakarta, Rabu (24/4/2019).

Mereka yang terpilih merupakan sosok yang memberikan kontribusi nyata dalam merawat persatuan, memajukan bangsa serta mengubah Indonesia kearah yang lebih baik. Tema untuk tahun ini “Merajut Persatuan untuk Kejayaan Bangsa”.

Adapun lima tokoh yang mendapat penghargaan yaitu Kepala Pusat Data Informasi dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho, Rektor Universitas Muhammadiyah Sorong Rustamadji, Direktur Wahid Institute Yenny Wahid, Ketua Dewan Syuro Takmir Masjid Jogokariyan Ustaz Muhammad Jazir ASP, serta pengusaha asal Papua Barat sekaligus Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Bahlil Lahadalia.

Baca Juga: Hoaks, Cawapres 02 Telepon Erick Thohir Hoaks

Komisaris Utama Republika Erick Thohir mengatakan pemilihan umum telah menimbulkan polarisasi masyarakat antar pendukung pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres).  Untuk itu persatuan menjadi sangat penting saat ini.

Persatuan lanjut Erick menjadi syarat mutlak agar negara ini dapat terus berkembang menjadi negara maju yang diperhitungkan dunia.

“Jangan sampai polarisasi ini berlarut-larut dan mengarah keperpecahan bangsa. Kita harus segera atasi. Karena kemajuan dan kejayaan Indonesia adalah tujuan utama kita,” kata dia.

Dari pantauan Warta Ekonomi, sejumlah menteri kabinet kerja turut hadir di acara tersebut. Di antaranya Mensesneg Pratikno, Menhub Budi Karya Sumadi, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menaker Hanif Dhakiri, Menkominfo Rudiantara, Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita, Mendes-PDTT Eko Putro Sandjojo.

Hadir pula Ketua DPR Bambang Soesatyo,Ketua MPR Zulkifli Hasan, Mantan Ketua MK Mahfud MD, Komandan Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono, dan Ketua Umum Kadin Rosan Roeslani.

Sumber Artikel