WE Online, Bogor

Pernahkah Anda melihat pesawat komersial hanya membawa sedikit penumpang? Pemandangan seperti itu sudah jadi hal biasa bagi berbagai maskapai penerbangan Amerika Serikat (AS) seiring berkurangnya jumlah penumpang akibat wabah corona.

Mengutip VoA Indonesia, American Airlines Group Inc menerbangkan 119 pesawat dari bandara Washington Reagan National pada Jumat 3 April 2020. Delapan dari penerbangan itu hanya memiliki satu orang penumpang, dan banyak penerbangan hanya memiliki segelintir penumpang, kata seorang pejabat American.

Pada hari yang sama tahun lalu, American mengoperasikan 254 penerbangan dari bandara yang sama.

Baca Juga: Corona Belum Reda dan Puasa di Depan Mata, Gimana Pasokan Bawang Merah, Aman?

Awak kabin terus melakukan pekerjaan mereka, meskipun sebagian memberitahu Reuters bahwa mereka khawatir terjangkit virus dan menularkannya kepada anggota keluarga yang rentan di rumah.

Administrasi Keamanan Transportasi (TSA) AS memeriksa 129.763 pelancong pada Jumat (3/4) dibandingkan 2.48 juta pada hari yang sama setahun lalu, menurut data harian yang dimuat di situsnya.

Maskapai-maskapai AS, yang mengaku “menghanguskan uang” setiap hari, telah mengajukan bantuan pemerintah untuk membantu mereka membayar upah pegawai dan memastikan mereka memiliki staf terlatih yang cukup, begitu krisis mereda dan permintaan pulih.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS pada Sabtu (4/4) melaporkan 277.205 kasus virus korona baru, naik 37.926 kasus dari penghitungan sebelumnya, dan mengatakan jumlah kematian telah naik sebanyak 1.150 menjadi 6.593.

Ada jutaan anak yang terkendala belajar online karena keterbatasan akses internet. Ada banyak tenaga medis yang tidak dibekali APD lengkap. Mari kita sama-sama sukseskan kampanye #AmanDiRumah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Donasi Anda akan disalurkan untuk membantu pengadaan APD dan fasilitas pendidikan online anak-anak Indonesia. Informasi soal donasi klik di sini.

Partner Sindikasi Konten: Okezone

Sumber Artikel