WE Online, Jakarta

Putri sulung John Refra Kei, Maria Erviliana Refra (Melan Refra) menyampaikan permohonan maaf kepada pemerintah dan warga atas perbuatan ayahnya yang dianggap kembali membuat keresahan di tengah masyarakat.

Ia mengaku kaget kalau ayahnya terlibat dalam kasus dugaan penyerangan rumah Nus Kei di Perumahan Green Lake Cluster Australia, Kelurahan Ketapang, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang yang sempat viral pada Minggu (21/6/2020).

Baca Juga: Wih, Sadis! Anak Buah John Kei Ternyata Juga Ingin Bakar Rumah Nus Kei

“Saya atas nama keluarga, saya putri dari John Refra mau menyampaikan permohonan maaf kepada pemerintah dan warga negara Indonesia, yang dianggap papa saya membuat kegaduhan. Berita papa dan Om Nus cukup mengagetkan bagi saya,” kata Melan Refra pada Jumat (26/6/2020).

Sebagai anak, Melan Refra mengakui dia tentu sedih sang ayah kembali diamankan pihak Polda Metro Jaya. Padahal kata Melan, ada harapan besar kepada sang ayah ketika dijemput bebas dari Lapas Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah pada 26 Desember 2019.

“Saat saya jemput papa di Nusakambangan, kami punya harapan sangat besar mengenai perubahan papa sangat dahsyat,” ujarnya.

Melan merasa ada perubahan dari papanya yang perlu diketahui masyarakat. Hal itu dirasakan setelah menjemputnya di Nusakambangan beberapa waktu lalu. Menurut dia, sang papa sudah berubah dari kehidupan yang lama dan sering mengajak berdoa bersama serta diajak pelayanan dari gereja ke gereja.

“Untuk menanggapi kasus ini, saya kaget. Papa saya dari Nusakambangan merasa sudah berubah, kok tiba-tiba dikagetkan dengan kasus ini,” kata dia.

Partner Sindikasi Konten: Viva

Sumber Artikel