WE Online, Jakarta

Pemerintah Spanyol berencana terjunkan robot untuk menguji 80.000 pasien sehari untuk melawan wabah coronavirus yang menghancurkan negara Spanyol menyusul lonjakan kasus virus corona (Covid-19).

 

Spanyol akan melepaskan robot yang mampu menguji 80.000 pasien sehari ke area sarang corona bercokol. 

 

Pemerintah Spanyol mengatakan akan mengerahkan robot yang akan meningkatkan pengujian dari angka harian saat ini antara 15.000 dan 20.000.

 

Raquel Yotti, kepala Institut Kesehatan Madrid Carlos III, mengatakan rencana untuk menyebarkan robot sudah berjalan.

 

Baca Juga: Aktivitas saat Spanyol Lockdown: Tentara Semprot Disinfektan dan Polisi Tindak Tegas Warga

 

“Angka kematian di Spanyol telah melampaui 1.300 dan jumlah kasus mencapai hampir 25.000 jiwa,” tutur Raquel seperti dilansir dari Daily, Minggu (22/3/2020).

 

Dia mengatakan di sebuah konferensi: “Sebuah rencana untuk mengotomatisasi tes melalui robot telah dirancang, dan Spanyol telah berkomitmen untuk membeli empat robot yang akan memungkinkan kita untuk melakukan 80.000 tes per hari. 

 

Baca Juga: Gara-Gara Corona, Spanyol Lakukan Lockdown Dua Pekan

 

Perdana Menteri Pedro Sanchez mengatakan: “Kami belum menerima dampak dari gelombang terkuat, yang paling merusak, yang akan menguji kemampuan,” tutur Pedro

 

Ini adalah negara yang paling terpukul kedua di Eropa di belakang Italia. Madrid telah menjadi daerah yang paling parah di Spanyol, dengan 60 persen kematian bangsa.

Partner Sindikasi Konten: SINDOnews

Sumber Artikel